Disdik Kalteng Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Kolaborasi dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan

‎Reza menegaskan, Program Jaksa Masuk Sekolah tidak menempatkan jaksa untuk bertugas setiap hari di sekolah. Sebaliknya, para jaksa akan hadir secara berkala sesuai jadwal yang disusun bersama Kejaksaan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada peserta didik.

‎”Jaksa yang datang ke sekolah. Pelaksanaannya menyesuaikan jadwal dari kejaksaan, bisa seminggu sekali atau sebulan sekali sesuai ketersediaan waktu mereka,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, melalui program tersebut para siswa dapat berdiskusi secara langsung mengenai berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan kehidupan di sekolah maupun di masyarakat. Bahkan, peserta didik dapat menanyakan berbagai hal yang selama ini sering mereka jumpai dalam proses pembelajaran.

‎”Kalau ada yang ingin bertanya, misalnya mengenai aturan di sekolah atau persoalan hukum lainnya, silakan ditanyakan langsung kepada jaksa. Jadi anak-anak memperoleh pemahaman hukum langsung dari ahlinya,” ungkap Reza.

Baca Juga :  Hibur Masyarakat Kalteng, Gubernur Tampilkan NDX di Konser “Tour Isen Mulang Berkah”

‎Menurutnya, kehadiran aparat penegak hukum di lingkungan sekolah juga akan mempererat komunikasi antara peserta didik, guru, dan instansi terkait. Dengan demikian, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan dapat diselesaikan melalui pendekatan edukatif dan preventif.

‎”Program ini akan terus kami lanjutkan karena tujuannya membangun sinergi. Aparat penegak hukum bisa melihat langsung kondisi sekolah, sementara peserta didik juga memiliki ruang untuk berdialog secara langsung,” katanya.

‎Reza berharap kolaborasi antara Disdik, Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI mampu memperkuat ekosistem pendidikan di Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, disiplin, serta kesadaran hukum yang dimiliki setiap peserta didik.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  DPRD Apresiasi Program Pendidikan Karakter Kebhinekaan di Palangka Raya

‎”Harapan kami, anak-anak Kalimantan Tengah tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, taat hukum, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkas Reza.(tim)

 

‎Reza menegaskan, Program Jaksa Masuk Sekolah tidak menempatkan jaksa untuk bertugas setiap hari di sekolah. Sebaliknya, para jaksa akan hadir secara berkala sesuai jadwal yang disusun bersama Kejaksaan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada peserta didik.

‎”Jaksa yang datang ke sekolah. Pelaksanaannya menyesuaikan jadwal dari kejaksaan, bisa seminggu sekali atau sebulan sekali sesuai ketersediaan waktu mereka,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, melalui program tersebut para siswa dapat berdiskusi secara langsung mengenai berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan kehidupan di sekolah maupun di masyarakat. Bahkan, peserta didik dapat menanyakan berbagai hal yang selama ini sering mereka jumpai dalam proses pembelajaran.

Electronic money exchangers listing

‎”Kalau ada yang ingin bertanya, misalnya mengenai aturan di sekolah atau persoalan hukum lainnya, silakan ditanyakan langsung kepada jaksa. Jadi anak-anak memperoleh pemahaman hukum langsung dari ahlinya,” ungkap Reza.

Baca Juga :  Hibur Masyarakat Kalteng, Gubernur Tampilkan NDX di Konser “Tour Isen Mulang Berkah”

‎Menurutnya, kehadiran aparat penegak hukum di lingkungan sekolah juga akan mempererat komunikasi antara peserta didik, guru, dan instansi terkait. Dengan demikian, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan dapat diselesaikan melalui pendekatan edukatif dan preventif.

‎”Program ini akan terus kami lanjutkan karena tujuannya membangun sinergi. Aparat penegak hukum bisa melihat langsung kondisi sekolah, sementara peserta didik juga memiliki ruang untuk berdialog secara langsung,” katanya.

‎Reza berharap kolaborasi antara Disdik, Kejaksaan, Kepolisian, dan TNI mampu memperkuat ekosistem pendidikan di Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter, disiplin, serta kesadaran hukum yang dimiliki setiap peserta didik.

Baca Juga :  DPRD Apresiasi Program Pendidikan Karakter Kebhinekaan di Palangka Raya

‎”Harapan kami, anak-anak Kalimantan Tengah tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, taat hukum, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkas Reza.(tim)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru