PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) segera meluncurkan Program Kalteng Future Leader, sebuah program pengembangan sumber daya manusia yang memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Program ini hadir sebagai pengembangan dari program sebelumnya dengan cakupan peserta yang lebih fleksibel.
‎Kepala Disdik Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan Kalteng Future Leader dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi agar dapat mengembangkan kompetensi sesuai bidang keilmuan yang dimiliki.
‎”Kalteng Future Leader syaratnya justru lebih fleksibel. Jadi yang mahasiswa bisa ikut, yang sudah lulus pun bisa ikut,” ujar Reza Prabowo kepada awak media usai kegiatan Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Palangka Raya, Kamis (16/7).
‎Menurut Reza, peserta nantinya akan memilih bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat masing-masing sehingga pengembangan kapasitas dapat dilakukan secara lebih terarah.
‎”Kita sesuaikan dengan sub-sub bidangnya. Ada bidang pendidikan, ada bidang kesehatan, dan bidang lainnya. Misalnya seseorang berlatar belakang kesehatan, maka dia bisa memilih bidang kesehatan untuk berkontribusi melalui Kalteng Future Leader,” jelasnya.
‎Ia menuturkan, konsep tersebut diharapkan mampu melahirkan calon-calon pemimpin muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan Kalteng.
Dengan demikian, setiap peserta dapat mengembangkan kemampuan berdasarkan keahlian yang dimiliki.
‎Reza juga mengungkapkan bahwa program ini terbuka bagi seluruh mahasiswa di Kalteng tanpa membedakan asal perguruan tinggi.
Disdik akan menyampaikan informasi resmi kepada berbagai perguruan tinggi agar seluruh mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi.
‎”Kerja samanya dengan seluruh mahasiswa. Nanti semua perguruan tinggi akan kita surati sehingga semua mempunyai kesempatan yang sama,” katanya.
‎Terkait persyaratan usia, Reza menjelaskan akan ada ketentuan khusus yang diatur dalam petunjuk teknis pelaksanaan program. Meski belum memastikan angka pastinya, ia memperkirakan batas usia peserta berada pada kisaran 30 hingga 35 tahun.
‎”Kalau batas usianya pasti ada. Kalau tidak salah sekitar 35 tahun, nanti akan kita sampaikan secara resmi pada saat peluncuran,” ujarnya.
‎Ia menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan tengah mempersiapkan seluruh tahapan administrasi agar program tersebut dapat segera diluncurkan kepada masyarakat.
‎Menurutnya, Kalteng Future Leader merupakan bagian dari komitmen Pemprov  Kalteng dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di berbagai sektor.
‎Reza berharap kehadiran program tersebut mampu melahirkan lebih banyak talenta muda Kalteng yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, inovasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.
‎”Harapan kami, Kalteng Future Leader menjadi wadah bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk berkembang, mengabdi, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai bidang keahliannya masing-masing,” pungkasnya.(tim)


