“Pendanaan tidak hanya bertumpu pada BPBD mengingat keterbatasan Belanja Tidak Terduga (BTT). Oleh karena itu, partisipasi perangkat daerah diwujudkan melalui dukungan anggaran, personel, serta sarana dan prasarana,” jelasnya.
Dia menambahkan, kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pengendalian karhutla, khususnya pada tahap pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api maupun asap di lahan yang telah terbakar.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, perangkat daerah, kecamatan, serta unsur terkait lainnya masih terus melakukan pembasahan dan pendinginan di sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla. (adr)
“Pendanaan tidak hanya bertumpu pada BPBD mengingat keterbatasan Belanja Tidak Terduga (BTT). Oleh karena itu, partisipasi perangkat daerah diwujudkan melalui dukungan anggaran, personel, serta sarana dan prasarana,” jelasnya.
Dia menambahkan, kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pengendalian karhutla, khususnya pada tahap pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api maupun asap di lahan yang telah terbakar.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, perangkat daerah, kecamatan, serta unsur terkait lainnya masih terus melakukan pembasahan dan pendinginan di sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla. (adr)