Dalam konteks tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengambil peran yang lebih strategis.
Pengembangan LCT, perluasan QRIS lintas negara, penguatan pasar keuangan domestik, serta stabilitas makroekonomi harus terus berjalan secara simultan.
Dengan langkah yang konsisten, rupiah tidak hanya menjadi simbol kedaulatan negara, tetapi juga instrumen strategis yang memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global abad ke-21.
Di tengah pergeseran pusat-pusat kekuatan ekonomi dunia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengikut perubahan.
Saatnya rupiah tampil lebih percaya diri sebagai bagian dari fondasi ekonomi nasional yang tangguh, modern, dan semakin berpengaruh di tingkat global.
*)Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangka Raya dan Ketua Dewan  Pengarah ISEI Cabang Palangka Raya untuk Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam konteks tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengambil peran yang lebih strategis.
Pengembangan LCT, perluasan QRIS lintas negara, penguatan pasar keuangan domestik, serta stabilitas makroekonomi harus terus berjalan secara simultan.
Dengan langkah yang konsisten, rupiah tidak hanya menjadi simbol kedaulatan negara, tetapi juga instrumen strategis yang memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global abad ke-21.
Di tengah pergeseran pusat-pusat kekuatan ekonomi dunia, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengikut perubahan.
Saatnya rupiah tampil lebih percaya diri sebagai bagian dari fondasi ekonomi nasional yang tangguh, modern, dan semakin berpengaruh di tingkat global.
*)Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangka Raya dan Ketua Dewan  Pengarah ISEI Cabang Palangka Raya untuk Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.