Menteri Keuangan boleh berganti tiga kali. Kebijakan fiskal boleh mengalami penyesuaian.
Tetapi satu hal tidak bolehberubah: kepercayaan terhadap negara dalam mengelolauang rakyat.
Suahasil Nazara telah menyatakan komitmen menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN serta mempertahankan defisit di bawah 3 persen.
Kini pasar menunggu pembuktiannya.
Bukan melalui pidato.
Bukan melalui angka pertumbuhan semata.
Melainkan melalui konsistensi kebijakan, transparansi anggaran, disiplin fiskal, kualitas belanja, dan keberanian pemerintah membedakan mana program yang benar-benar produktif dan mana yang sekadar mahal.
Sebab persoalan Indonesia hari ini bukan kekurangan ambisi pembangunan.
Persoalannya adalah bagaimana membiayai ambisi tersebut tanpa mengorbankan kesehatan fiskal generasi mendatang.
Menteri Keuangan bisa berganti.
Tetapi utang tetap harus dibayar.
Menteri Keuangan boleh berganti tiga kali. Kebijakan fiskal boleh mengalami penyesuaian.
Tetapi satu hal tidak bolehberubah: kepercayaan terhadap negara dalam mengelolauang rakyat.
Suahasil Nazara telah menyatakan komitmen menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN serta mempertahankan defisit di bawah 3 persen.
Kini pasar menunggu pembuktiannya.
Bukan melalui pidato.
Bukan melalui angka pertumbuhan semata.
Melainkan melalui konsistensi kebijakan, transparansi anggaran, disiplin fiskal, kualitas belanja, dan keberanian pemerintah membedakan mana program yang benar-benar produktif dan mana yang sekadar mahal.
Sebab persoalan Indonesia hari ini bukan kekurangan ambisi pembangunan.
Persoalannya adalah bagaimana membiayai ambisi tersebut tanpa mengorbankan kesehatan fiskal generasi mendatang.
Menteri Keuangan bisa berganti.
Tetapi utang tetap harus dibayar.