Ketahanan pangan dan energi membutuhkan pembiayaan.
Namun uang negara memiliki batas.
APBN bukan rekening tanpa batas.
Setiap tambahan belanja harus memiliki sumber pembiayaan yang jelas.
Setiap utang harus memiliki alasan produktif.
Dan setiap program pemerintah harus dapat menjawab pertanyaanpaling sederhana: berapa manfaat ekonominya bagi masyarakat?
Karena itu, tantangan Suahasil bukan hanya menjaga defisit di bawah 3 persen.
Tantangannya adalah memastikan bahwa setiap rupiah APBN menghasilkan multiplier effect yang lebih besar bagi perekonomian.
Di sinilah persoalan kualitas belanja menjadi lebih pentingdaripada sekadar besarnya belanja.
Ketahanan pangan dan energi membutuhkan pembiayaan.
Namun uang negara memiliki batas.
APBN bukan rekening tanpa batas.
Setiap tambahan belanja harus memiliki sumber pembiayaan yang jelas.
Setiap utang harus memiliki alasan produktif.
Dan setiap program pemerintah harus dapat menjawab pertanyaanpaling sederhana: berapa manfaat ekonominya bagi masyarakat?
Karena itu, tantangan Suahasil bukan hanya menjaga defisit di bawah 3 persen.
Tantangannya adalah memastikan bahwa setiap rupiah APBN menghasilkan multiplier effect yang lebih besar bagi perekonomian.
Di sinilah persoalan kualitas belanja menjadi lebih pentingdaripada sekadar besarnya belanja.