Perekonomian Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan 4,80 persen sepanjang 2025, dengan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung utama yang menopang stabilitas dan ketahanan ekonomi daerah.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemprov Kalteng memperkuat arah kebijakan pembangunan guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palangka Raya mulai mematangkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Palangka Raya 2027.
Akademisi Universitas Palangka Raya menilai maraknya peredaran emas ilegal dari aktivitas PETI berpotensi menekan harga emas legal dan menciptakan persaingan pasar yang tidak sehat.