Pemko Palangka Raya Kerahkan 28 OPD dan 18 Armada Tangani Karhutla

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebanyak 28 organisasi perangkat daerah (OPD) bersama kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengerahkan 18 armada untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah kota setempat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan armada yang diterjunkan merupakan gabungan dari berbagai perangkat daerah sebagai bentuk partisipasi bersama dalam upaya pengendalian karhutla.

“Sebanyak 28 OPD bersama kecamatan terlibat dalam penanganan karhutla dengan mengerahkan 18 armada. Armada tersebut merupakan armada gabungan dari berbagai perangkat daerah,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).

Menurunya, pengerahan armada dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing perangkat daerah, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana yang dimiliki.

Baca Juga :  Siswa Terlambat karena Kabut Asap, Disdik Kalteng Larang Sekolah Tutup Gerbang

“Perangkat daerah yang memiliki keterbatasan personel maupun sarana dan prasarana digabung dalam satu armada. Sementara OPD yang memiliki kapasitas lebih dapat mengerahkan hingga dua armada,” katanya.

Dia menjelaskan, keterlibatan OPD dalam penanganan karhutla tidak hanya sebatas mengirimkan personel, tetapi juga menyediakan dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama operasi di lapangan.

“Dalam penanganan karhutla ini, dukungan yang dibutuhkan tidak hanya personel, tetapi juga sarana dan prasarana,” ucapnya.

Electronic money exchangers listing

Dia menuturkan, personel yang bertugas dibagi dalam beberapa sif untuk memastikan upaya penanganan karhutla tetap berjalan secara berkelanjutan, terutama pada masa tanggap darurat yang masih berlangsung.

“Personel dibagi dalam dua sif. Pada siang hari mereka bertugas sejak pagi hingga sore, sedangkan pada malam hari diawali dengan apel, pengarahan, dan pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas hingga tengah malam,” ungkapnya.

Baca Juga :  BPBD Terima Penghargaan, Berlianto: Ini Kerja Keras dari Rekan-rekan Satu Tim

Selain mengerahkan personel dan armada, masing-masing perangkat daerah juga turut memberikan dukungan melalui anggaran yang dimiliki guna memperkuat penanganan karhutla di Kota Palangka Raya.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebanyak 28 organisasi perangkat daerah (OPD) bersama kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengerahkan 18 armada untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah kota setempat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan armada yang diterjunkan merupakan gabungan dari berbagai perangkat daerah sebagai bentuk partisipasi bersama dalam upaya pengendalian karhutla.

“Sebanyak 28 OPD bersama kecamatan terlibat dalam penanganan karhutla dengan mengerahkan 18 armada. Armada tersebut merupakan armada gabungan dari berbagai perangkat daerah,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).

Electronic money exchangers listing

Menurunya, pengerahan armada dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing perangkat daerah, baik dari sisi personel maupun sarana dan prasarana yang dimiliki.

Baca Juga :  Siswa Terlambat karena Kabut Asap, Disdik Kalteng Larang Sekolah Tutup Gerbang

“Perangkat daerah yang memiliki keterbatasan personel maupun sarana dan prasarana digabung dalam satu armada. Sementara OPD yang memiliki kapasitas lebih dapat mengerahkan hingga dua armada,” katanya.

Dia menjelaskan, keterlibatan OPD dalam penanganan karhutla tidak hanya sebatas mengirimkan personel, tetapi juga menyediakan dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama operasi di lapangan.

“Dalam penanganan karhutla ini, dukungan yang dibutuhkan tidak hanya personel, tetapi juga sarana dan prasarana,” ucapnya.

Dia menuturkan, personel yang bertugas dibagi dalam beberapa sif untuk memastikan upaya penanganan karhutla tetap berjalan secara berkelanjutan, terutama pada masa tanggap darurat yang masih berlangsung.

“Personel dibagi dalam dua sif. Pada siang hari mereka bertugas sejak pagi hingga sore, sedangkan pada malam hari diawali dengan apel, pengarahan, dan pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas hingga tengah malam,” ungkapnya.

Baca Juga :  BPBD Terima Penghargaan, Berlianto: Ini Kerja Keras dari Rekan-rekan Satu Tim

Selain mengerahkan personel dan armada, masing-masing perangkat daerah juga turut memberikan dukungan melalui anggaran yang dimiliki guna memperkuat penanganan karhutla di Kota Palangka Raya.

Terpopuler

Artikel Terbaru