PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Tengah menargetkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di empat kabupaten yang tersisa dapat diselesaikan paling lambat Oktober 2026.
Ketua DPD Partai Golkar Kalteng, Edy Pratowo mengatakan, saat ini masih terdapat empat daerah yang belum melaksanakan Musda, yakni Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Sukamara, dan Kotawaringin Timur.
“Kan tinggal empat, Murung Raya, Barito Utara, Sukamara, dan Kotawaringin Timur. Batasnya sampai Oktober, jadi ini masih panjang,” kata Edy, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, penyelesaian Musda di seluruh kabupaten tersebut menjadi prioritas sebelum memasuki tahapan pengukuhan kepengurusan hasil Musda.
Edy mengungkapkan, DPD Golkar Kalteng berencana menggelar pengukuhan kepengurusan secara serentak, baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah itu dinilai lebih efektif dan memungkinkan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar.
“Maunya kita nanti dengan provinsi maupun kabupaten kota, kita rencananya serentak. Biar simpel, biar Pak Ketum bisa hadir,” ujarnya.
Tidak hanya pelantikan, agenda tersebut juga direncanakan dirangkai dengan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) maupun rapat koordinasi (Rakor) daerah sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
Meski demikian, Edy menegaskan jadwal pasti pengukuhan masih menunggu rampungnya seluruh Musda di daerah. Setelah seluruh tahapan selesai, pihaknya akan mengajukan usulan pelaksanaan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Yang penting pelaksanaan Musda itu selesai dulu. Misalnya sampai Oktober targetnya selesai, nanti kita ajukan,” jelasnya.
Dia menambahkan, secara teknis pengukuhan sebenarnya dapat dilakukan lebih awal. Namun, DPD Golkar Kalteng masih memilih berkoordinasi dengan DPP agar pelaksanaannya sejalan dengan kebijakan partai di tingkat nasional.
“Sebenarnya kita bisa saja melantik, tetapi kami masih mau koordinasikan dengan DPP. Karena ada tren dari provinsi-provinsi lain juga seperti itu,” pungkasnya. (adr)


