PLN Goes to School Meriahkan HUT Ke-81 RI, Ratusan Siswa Balikpapan Diajari Keselamatan Listrik

BALIKPAPAN, PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Anak Nasional 2026 untuk mengedukasi ratusan pelajar SDN 015 Balikpapan Selatan tentang keselamatan ketenagalistrikan melalui program PLN Goes to School, Kamis (23/7). Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya aman berlistrik sejak usia dini agar anak-anak memahami potensi bahaya listrik dan mampu menerapkan perilaku aman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, para siswa dikenalkan dengan proses perjalanan energi listrik, mulai dari pembangkitan, penyaluran melalui jaringan transmisi, hingga distribusi ke rumah dan berbagai fasilitas umum. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai bahaya bermain di dekat instalasi listrik, larangan menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, serta pentingnya melapor kepada orang dewasa apabila menemukan instalasi listrik yang berpotensi membahayakan.

Kepala SDN 015 Balikpapan Selatan, Aswaty, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami para siswa.

Baca Juga :  PLN Nanga Bulik Siaga Hadapi Lonjakan Konsumsi Listrik Jelang Idulfitri

“Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena tidak hanya menambah pengetahuan siswa mengenai listrik, tetapi juga membangun kesadaran mereka akan pentingnya keselamatan sejak usia dini,” ujar Aswaty.

Tak hanya memberikan edukasi, PLN UPT Balikpapan juga menyerahkan 40 paket alat tulis kepada siswa-siswi yatim piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung semangat belajar sekaligus melengkapi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional.

Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian dari upaya PLN membangun budaya sadar keselamatan yang dimulai dari lingkungan sekolah.

“Melalui PLN Goes to School, kami ingin mengenalkan manfaat listrik sekaligus menanamkan kesadaran mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga budaya aman berlistrik semakin tumbuh di masyarakat,” katanya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tahun 2029, Seluruh Desa di Kapuas Dialiri Listrik

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa membangun generasi unggul tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga dengan membentuk karakter dan budaya keselamatan.

“Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi PLN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui edukasi yang membentuk generasi penerus bangsa. Kami percaya, anak-anak yang memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Inilah salah satu cara PLN mengisi semangat kemerdekaan melalui investasi pada masa depan bangsa,” ujar Riko.

Melalui program PLN Goes to School, PLN menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga sebagai mitra edukasi dalam membangun masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. (tim)

BALIKPAPAN, PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Balikpapan memanfaatkan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Anak Nasional 2026 untuk mengedukasi ratusan pelajar SDN 015 Balikpapan Selatan tentang keselamatan ketenagalistrikan melalui program PLN Goes to School, Kamis (23/7). Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya aman berlistrik sejak usia dini agar anak-anak memahami potensi bahaya listrik dan mampu menerapkan perilaku aman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, para siswa dikenalkan dengan proses perjalanan energi listrik, mulai dari pembangkitan, penyaluran melalui jaringan transmisi, hingga distribusi ke rumah dan berbagai fasilitas umum. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai bahaya bermain di dekat instalasi listrik, larangan menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, serta pentingnya melapor kepada orang dewasa apabila menemukan instalasi listrik yang berpotensi membahayakan.

Kepala SDN 015 Balikpapan Selatan, Aswaty, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami para siswa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  PLN Nanga Bulik Siaga Hadapi Lonjakan Konsumsi Listrik Jelang Idulfitri

“Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena tidak hanya menambah pengetahuan siswa mengenai listrik, tetapi juga membangun kesadaran mereka akan pentingnya keselamatan sejak usia dini,” ujar Aswaty.

Tak hanya memberikan edukasi, PLN UPT Balikpapan juga menyerahkan 40 paket alat tulis kepada siswa-siswi yatim piatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung semangat belajar sekaligus melengkapi rangkaian peringatan Hari Anak Nasional.

Manager PLN UPT Balikpapan, Jati Pharmadita, mengatakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian dari upaya PLN membangun budaya sadar keselamatan yang dimulai dari lingkungan sekolah.

“Melalui PLN Goes to School, kami ingin mengenalkan manfaat listrik sekaligus menanamkan kesadaran mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga budaya aman berlistrik semakin tumbuh di masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Tahun 2029, Seluruh Desa di Kapuas Dialiri Listrik

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan bahwa membangun generasi unggul tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga dengan membentuk karakter dan budaya keselamatan.

“Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi PLN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui edukasi yang membentuk generasi penerus bangsa. Kami percaya, anak-anak yang memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Inilah salah satu cara PLN mengisi semangat kemerdekaan melalui investasi pada masa depan bangsa,” ujar Riko.

Melalui program PLN Goes to School, PLN menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga sebagai mitra edukasi dalam membangun masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru