Usung “Borneo Impact”, Prof Bhayu Siap Bertarung di Pilrek UPR

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Proses pendaftaran bakal calon rektor Universitas Palangka Raya (UPR) dilaporkan berjalan lancar.

Salah satu kandidat yang telah menyerahkan dokumen persyaratan, pada Senin (25/5/2026). Prof. Bhayu Rhama, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti tahapan selanjutnya, dengan membawa visi besar untuk membawa UPR berdampak lokal sekaligus diakui secara internasional.

Dalam keterangannya, Prof. Bhayu mengonfirmasi bahwa penyerahan dokumen persyaratan pada pagi hari telah diterima dengan baik oleh pihak panitia.

“Tadi pendaftaran pagi tadi sudah berjalan lancar, dokumen untuk persyaratan pemilihan rektor sudah diterima, ” ujarnya saat diwawancara awak media, Senin (25/6/2026).

Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan rektor dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Menciptakan Suasana Kekeluargaan Diantara Mahasiswa Kotim yang Ada di Perantauan

”Kita berharap semua bisa sesuai jadwal,” ungkapnya singkat

Lebih lanjut, ia berharap kuota pendaftar yang memenuhi syarat sudah mencukupi sehingga panitia tidak perlu melakukan perpanjangan waktu pendaftaran.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, kelancaran proses ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kualitas akademik di lingkungan kampus.

“Karena kita perlu memperlihatkan kepada masyarakat di Kalteng khususnya, bahwa sumber daya manusia di Universitas Palangka Raya memiliki kualitas yang cukup baik dan cukup banyak untuk bisa memenuhi persyaratan sebagai rektor,” tegasnya.

Terkait langkah persiapan selanjutnya, Dekan FISIP UPR tersebut, memfokuskan diri pada tahapan sosialisasi visi dan misi. Ia menegaskan bahwa timnya telah memetakan berbagai aspek yang dapat ditingkatkan demi kemajuan UPR di masa mendatang.

Baca Juga :  44 Rumah Subsidi Khusus Polri di Palangka Raya Diresmikan

Sebagai ujung tombak pencalonannya, ia mengusung slogan Borneo Impact and Global Recognition.

“Artinya kita membawa dampak yang nyata dari Borneo, khususnya dari Universitas Palangka Raya, dan juga kita mendapatkan rekognisi dari dunia internasional,” imbuhnya.

Melalui visi tersebut, ia optimistis UPR tidak hanya mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kalteng, tetapi juga mampu bersaing dan mendapat pengakuan di kancah pendidikan global.

Sebagai Informasi, Prof Bhayu Rhama adalah salah satu guru besar yang mencalonkan diri sebagai rektor UPR selain Prof. Uras Tantulo yang mendaftar pada hari yang sama. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Proses pendaftaran bakal calon rektor Universitas Palangka Raya (UPR) dilaporkan berjalan lancar.

Salah satu kandidat yang telah menyerahkan dokumen persyaratan, pada Senin (25/5/2026). Prof. Bhayu Rhama, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti tahapan selanjutnya, dengan membawa visi besar untuk membawa UPR berdampak lokal sekaligus diakui secara internasional.

Dalam keterangannya, Prof. Bhayu mengonfirmasi bahwa penyerahan dokumen persyaratan pada pagi hari telah diterima dengan baik oleh pihak panitia.

Electronic money exchangers listing

“Tadi pendaftaran pagi tadi sudah berjalan lancar, dokumen untuk persyaratan pemilihan rektor sudah diterima, ” ujarnya saat diwawancara awak media, Senin (25/6/2026).

Ia berharap seluruh rangkaian proses pemilihan rektor dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Menciptakan Suasana Kekeluargaan Diantara Mahasiswa Kotim yang Ada di Perantauan

”Kita berharap semua bisa sesuai jadwal,” ungkapnya singkat

Lebih lanjut, ia berharap kuota pendaftar yang memenuhi syarat sudah mencukupi sehingga panitia tidak perlu melakukan perpanjangan waktu pendaftaran.

Menurutnya, kelancaran proses ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kualitas akademik di lingkungan kampus.

“Karena kita perlu memperlihatkan kepada masyarakat di Kalteng khususnya, bahwa sumber daya manusia di Universitas Palangka Raya memiliki kualitas yang cukup baik dan cukup banyak untuk bisa memenuhi persyaratan sebagai rektor,” tegasnya.

Terkait langkah persiapan selanjutnya, Dekan FISIP UPR tersebut, memfokuskan diri pada tahapan sosialisasi visi dan misi. Ia menegaskan bahwa timnya telah memetakan berbagai aspek yang dapat ditingkatkan demi kemajuan UPR di masa mendatang.

Baca Juga :  44 Rumah Subsidi Khusus Polri di Palangka Raya Diresmikan

Sebagai ujung tombak pencalonannya, ia mengusung slogan Borneo Impact and Global Recognition.

“Artinya kita membawa dampak yang nyata dari Borneo, khususnya dari Universitas Palangka Raya, dan juga kita mendapatkan rekognisi dari dunia internasional,” imbuhnya.

Melalui visi tersebut, ia optimistis UPR tidak hanya mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kalteng, tetapi juga mampu bersaing dan mendapat pengakuan di kancah pendidikan global.

Sebagai Informasi, Prof Bhayu Rhama adalah salah satu guru besar yang mencalonkan diri sebagai rektor UPR selain Prof. Uras Tantulo yang mendaftar pada hari yang sama. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru