PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Masker KN95 menjadi salah satu jenis yang paling banyak dicari masyarakat di Kota Palangka Raya di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, meningkatnya permintaan tersebut belum diikuti ketersediaan stok, sehingga masker KN95 masih sulit didapatkan.
Pemilik Arkan Medilab, Rahmadi mengatakan, masker KN95 menjadi jenis yang paling banyak dicari masyarakat selama kabut asap.
“Yang tipe KN95 sampai sekarang masih kosong. Jenis seperti itu yang paling banyak dicari,” kata Rahmadi, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, harga masker KN95 saat ini masih berada di angka normal, yakni Rp55 ribu per boks. Sebelumnya, harga masker tersebut sempat naik hingga Rp85 ribu.
“Kenaikannya dari distributor. Jadi kami mau tidak mau ikut naikkan,” jelasnya.
Selain harga yang sempat naik, stok KN95 juga pernah mengalami kelangkaan. Bahkan, jumlah pesanan yang diajukan kepada distributor tidak selalu terpenuhi.
“Kadang kami pesan 20 sampai 30 karton, yang di-ACC cuma 10, tergantung stok mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk masker medis biasa, Rahmadi menyebut stok masih tersedia. Masker tersebut dijual sekitar Rp30 ribu per boks.
Di tengah kondisi kabut asap, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya dapat dirasakan banyak pihak.
“Jangan membakar lahan. Dampaknya parah untuk kita. Kasihan juga anak sekolah yang akhirnya harus PJJ,” pungkasnya. (mg2)


