Aksi Jilid III: Aliansi Pemuda Bakal Geruduk APH, Desak Pengusutan Kejahatan Korporasi Sawit

PROKALTENG.CO-Kekecewaan terhadap masifnya kerusakan lingkungan akibat ulah korporasi kelapa sawit di Kalimantan Tengah (Kalteng) memicu perlawanan lanjutan. Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi memastikan akan menggelar Aksi Jilid III pada pekan depan. Fokus utama aksi lanjutan ini adalah membawa persoalan kejahatan lingkungan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Massa mendesak agar seluruh pelanggaran hukum oleh perusahaan perkebunan segera diusut tuntas. Sebelumnya, protes keras telah dilangsungkan di Kantor GAPKI Kalteng dan Kantor ATR/BPN, beberapa waktu lalu.

Pada aksi maraton pekan depan, sasaran demonstrasi diarahkan ke sejumlah instansi pemerintah terkait agraria dan lingkungan hidup. Puncaknya, massa akan menggeruduk markas APH di wilayah Kalteng.

Aktivis Kalteng, Andri Mulyanto menegaskan perjuangan pemuda menuntut keadilan ekologis ini tidak akan berhenti pada unjuk rasa semata. Pihaknya bertekad mengawal kasus kejahatan korporasi ini agar diproses secara pidana.

Baca Juga :  Cerita Menarik Ojol! Mulai Orderan Ternak hingga Melabrak Pacar Orang

“Titik akhir sekaligus penutup rangkaian aksi kami nanti ada di APH,” tegas Andri kepada awak media, Kamis (17/9/2026)

Ia menyebut, aliansi akan mendesak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk bertindak tegas dan transparan.

“Kami minta APH menyeret korporasi nakal yang terlibat tindak pidana kehutanan, karhutla, serta pengabaian hukum agraria. Harus diusut tuntas!,”tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Dalam tuntutannya nanti, aliansi juga mendesak audit menyeluruh terhadap perusahaan perkebunan yang mangkir dari kewajiban.

Andri menyoroti keterlibatan korporasi dalam rentetan karhutla yang mengakibatkan bencana kabut asap dan merugikan negara.

“Kita melihat perusahaan sawit semakin ugal-ugalan membuat parahnya krisis ekologis di Kalteng,” kritiknya.

Oleh karena itu, instansi pemerintah dan APH didesak untuk segera memanggil seluruh perusahaan tersebut. Korporasi harus dipaksa melaksanakan tanggung jawabnya terhadap kelestarian alam dan hak-hak masyarakat luas.

Baca Juga :  10 Orang Narapidana Baru akan Diisolasi Dalam Blok Isolasi

Andri menyebut, langkah tegas ini diambil karena akumulasi kekecewaan atas pembiaran kerusakan alam yang masif. Kekecewaan ini disuarakan aliansi melalui semboyan perlawanan “Kalteng Dibakar, Korporasi Berjudi!”. Menjelang aksi pekan depan, Andri pun menyerukan seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil untuk merapatkan barisan.

“Kita kawal bersama agar hukum tidak tumpul ke atas ketika berhadapan dengan korporasi perusak lingkungan,” pungkasnya. (her)

PROKALTENG.CO-Kekecewaan terhadap masifnya kerusakan lingkungan akibat ulah korporasi kelapa sawit di Kalimantan Tengah (Kalteng) memicu perlawanan lanjutan. Aliansi Gerakan Pemuda Melawan Korporasi memastikan akan menggelar Aksi Jilid III pada pekan depan. Fokus utama aksi lanjutan ini adalah membawa persoalan kejahatan lingkungan ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Massa mendesak agar seluruh pelanggaran hukum oleh perusahaan perkebunan segera diusut tuntas. Sebelumnya, protes keras telah dilangsungkan di Kantor GAPKI Kalteng dan Kantor ATR/BPN, beberapa waktu lalu.

Pada aksi maraton pekan depan, sasaran demonstrasi diarahkan ke sejumlah instansi pemerintah terkait agraria dan lingkungan hidup. Puncaknya, massa akan menggeruduk markas APH di wilayah Kalteng.

Electronic money exchangers listing

Aktivis Kalteng, Andri Mulyanto menegaskan perjuangan pemuda menuntut keadilan ekologis ini tidak akan berhenti pada unjuk rasa semata. Pihaknya bertekad mengawal kasus kejahatan korporasi ini agar diproses secara pidana.

Baca Juga :  Cerita Menarik Ojol! Mulai Orderan Ternak hingga Melabrak Pacar Orang

“Titik akhir sekaligus penutup rangkaian aksi kami nanti ada di APH,” tegas Andri kepada awak media, Kamis (17/9/2026)

Ia menyebut, aliansi akan mendesak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk bertindak tegas dan transparan.

“Kami minta APH menyeret korporasi nakal yang terlibat tindak pidana kehutanan, karhutla, serta pengabaian hukum agraria. Harus diusut tuntas!,”tegasnya.

Dalam tuntutannya nanti, aliansi juga mendesak audit menyeluruh terhadap perusahaan perkebunan yang mangkir dari kewajiban.

Andri menyoroti keterlibatan korporasi dalam rentetan karhutla yang mengakibatkan bencana kabut asap dan merugikan negara.

“Kita melihat perusahaan sawit semakin ugal-ugalan membuat parahnya krisis ekologis di Kalteng,” kritiknya.

Oleh karena itu, instansi pemerintah dan APH didesak untuk segera memanggil seluruh perusahaan tersebut. Korporasi harus dipaksa melaksanakan tanggung jawabnya terhadap kelestarian alam dan hak-hak masyarakat luas.

Baca Juga :  10 Orang Narapidana Baru akan Diisolasi Dalam Blok Isolasi

Andri menyebut, langkah tegas ini diambil karena akumulasi kekecewaan atas pembiaran kerusakan alam yang masif. Kekecewaan ini disuarakan aliansi melalui semboyan perlawanan “Kalteng Dibakar, Korporasi Berjudi!”. Menjelang aksi pekan depan, Andri pun menyerukan seluruh elemen pemuda dan masyarakat sipil untuk merapatkan barisan.

“Kita kawal bersama agar hukum tidak tumpul ke atas ketika berhadapan dengan korporasi perusak lingkungan,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru