Mubes PMQH Kalimantan Teguhkan Semangat Huma Betang Bangun Peradaban Qur’an-Hadis

Memasuki hari kedua, forum berlanjut dengan agenda inti Musyawarah Besar berupa sidang-sidang pleno yang membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi organisasi, penyempurnaan arah gerak PMQH Kalimantan, hingga proses pemilihan kepengurusan baru.

Setelah seluruh tahapan persidangan diselesaikan, forum secara resmi menetapkan demisioner  PMQH Kalimantan Periode 2024–2026 dan memilih jajaran Dewan Formatur (Badan Pengurus Harian) PMQH Kalimantan Periode 2026–2027, yaitu:

* Ketua Umum: Aisyah

* Wakil Ketua Umum: Muhammad Firdaus

* Sekretaris Umum: Rakha Jonna Al-Farissy

* Bendahara Umum: Nanda Safrida Aura Irmala Putri

Terpilihnya kepengurusan baru diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai inovasi organisasi yang semakin mempererat kolaborasi mahasiswa Qur’an dan Hadis dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan.

Electronic money exchangers listing

Rangkaian kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan prosesi Serah Terima Jabatan dari pengurus demisioner kepada kepengurusan baru. Serah terima jabatan dilakukan oleh Alifia Nur Rizkilah, S.Ag. kepada jajaran pengurus terpilih, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan oleh Sari Ramadhana, S.Ag., selaku Pembina Pusat PMQH Kalimantan.

Baca Juga :  Pemuda Perlu Diberikan Ruang, Minimal Ada Pelatihan Bersifat Ski

Penutupan kegiatan kembali dilakukan oleh Dr. Akhmad Supriadi, M.S.I.

Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya mengimplementasikan pesan Al-Qur’an tentang wa ya’murūna bil-ma’rūf, yakni menyeru kepada kebaikan.

Menurutnya, PMQH Kalimantan tidak boleh hanya hadir sebagai organisasi mahasiswa yang aktif di lingkungan kampus, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Supriadi juga mendorong PMQH Kalimantan untuk memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga, seperti pemerintah daerah, LPTQ, Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafidz-Hafidzah (IPQAH), BKPRMI, serta berbagai instansi lainnya.

“Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran PMQH sebagai wadah pengembangan intelektual, kepemimpinan, dan pengabdian mahasiswa Qur’an dan Hadis di Kalimantan,” tambahnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh delegasi dari UIN Palangka Raya, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, UIN Antasari Banjarmasin, STIQ Rakha Amuntai, dan IAIN Pontianak mengikuti kegiatan city tour yang di dampingi langsung oleh Kaprodi IQT Ade Afriansyah, S.Fil.I,M.Hun, dengan mengunjungi sejumlah destinasi budaya dan wisata di Kota Palangka Raya, di antaranya Museum Balanga, Rumah Betang (Huma Betang), serta beberapa objek wisata lainnya.

Baca Juga :  PLN: Pemadaman Bergilir di Palangka Raya Berpotensi Berlanjut hingga Sistem Stabil

Kunjungan tersebut menjadi ruang silaturahmi antardelegasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan yang sarat dengan nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.

Melalui Musyawarah Besar ini, PMQH Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang kolaborasi mahasiswa Qur’an dan Hadis lintas perguruan tinggi dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, Hadis, serta kearifan lokal Kalimantan.

Dengan semangat Huma Betang, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa PMQH Kalimantan semakin adaptif, inklusif, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi dunia akademik, masyarakat, serta pembangunan peradaban Islam di Bumi Kalimantan.(tim)

Memasuki hari kedua, forum berlanjut dengan agenda inti Musyawarah Besar berupa sidang-sidang pleno yang membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, evaluasi organisasi, penyempurnaan arah gerak PMQH Kalimantan, hingga proses pemilihan kepengurusan baru.

Setelah seluruh tahapan persidangan diselesaikan, forum secara resmi menetapkan demisioner  PMQH Kalimantan Periode 2024–2026 dan memilih jajaran Dewan Formatur (Badan Pengurus Harian) PMQH Kalimantan Periode 2026–2027, yaitu:

* Ketua Umum: Aisyah

Electronic money exchangers listing

* Wakil Ketua Umum: Muhammad Firdaus

* Sekretaris Umum: Rakha Jonna Al-Farissy

* Bendahara Umum: Nanda Safrida Aura Irmala Putri

Terpilihnya kepengurusan baru diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai inovasi organisasi yang semakin mempererat kolaborasi mahasiswa Qur’an dan Hadis dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan.

Rangkaian kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan prosesi Serah Terima Jabatan dari pengurus demisioner kepada kepengurusan baru. Serah terima jabatan dilakukan oleh Alifia Nur Rizkilah, S.Ag. kepada jajaran pengurus terpilih, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan oleh Sari Ramadhana, S.Ag., selaku Pembina Pusat PMQH Kalimantan.

Baca Juga :  Pemuda Perlu Diberikan Ruang, Minimal Ada Pelatihan Bersifat Ski

Penutupan kegiatan kembali dilakukan oleh Dr. Akhmad Supriadi, M.S.I.

Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya mengimplementasikan pesan Al-Qur’an tentang wa ya’murūna bil-ma’rūf, yakni menyeru kepada kebaikan.

Menurutnya, PMQH Kalimantan tidak boleh hanya hadir sebagai organisasi mahasiswa yang aktif di lingkungan kampus, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Supriadi juga mendorong PMQH Kalimantan untuk memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga, seperti pemerintah daerah, LPTQ, Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafidz-Hafidzah (IPQAH), BKPRMI, serta berbagai instansi lainnya.

“Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran PMQH sebagai wadah pengembangan intelektual, kepemimpinan, dan pengabdian mahasiswa Qur’an dan Hadis di Kalimantan,” tambahnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh delegasi dari UIN Palangka Raya, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, UIN Antasari Banjarmasin, STIQ Rakha Amuntai, dan IAIN Pontianak mengikuti kegiatan city tour yang di dampingi langsung oleh Kaprodi IQT Ade Afriansyah, S.Fil.I,M.Hun, dengan mengunjungi sejumlah destinasi budaya dan wisata di Kota Palangka Raya, di antaranya Museum Balanga, Rumah Betang (Huma Betang), serta beberapa objek wisata lainnya.

Baca Juga :  PLN: Pemadaman Bergilir di Palangka Raya Berpotensi Berlanjut hingga Sistem Stabil

Kunjungan tersebut menjadi ruang silaturahmi antardelegasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan yang sarat dengan nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan.

Melalui Musyawarah Besar ini, PMQH Kalimantan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang kolaborasi mahasiswa Qur’an dan Hadis lintas perguruan tinggi dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, Hadis, serta kearifan lokal Kalimantan.

Dengan semangat Huma Betang, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa PMQH Kalimantan semakin adaptif, inklusif, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi dunia akademik, masyarakat, serta pembangunan peradaban Islam di Bumi Kalimantan.(tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru