Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie dan Don Ritto Masih Saksi

PROKALTENG.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerbitkan 3 sprindik baru dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang semula ditangani oleh pihak kepolisian. Yakni sprindik nomor 43, 44, dan 45. Namun, belum ada tersangka dalam 3 sprindik tersebut.

Febrie Adriansyah dan Don Ritto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri masih berstatus sebagai saksi.

Meski Kejagung melanjutkan penyidikan pihak kepolisian, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menyebut pihaknya masih perlu melakukan pendalaman.

”Tentunya kan ini sprindik, kami sudah menerbitkan sprindik. Tersangka itu kan dikeluarkan dari sana ya (Polri). Nah tentunya kami pelajari, nanti penyidik kami buka, kami pelajari dulu berdasarkan barang-barang bukti yang ada,” kata dia.

Baca Juga :  PLN Jadi Perusahaan Utilitas Terbaik Se-Kawasan Versi Fortune 500 Asia Tenggara

Menurut Anang, status tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto yang sudah ditetapkan oleh penyidik kepolisian tidak gugur.

Namun, pihaknya tetap harus mempelajari seluruh kasus tersebut. Mengingat penyerahan penanganan kasus baru dilakukan beberapa hari lalu.

Untuk itu, lanjut Anang, pihaknya akan memeriksa seluruh berita acara pemeriksaan dan barang bukti yang secara bertahap diserahkan oleh pihak kepolisian kepada Kejaksaan sejak kemarin (14/7). Termasuk diantaranya kelengkapan formil dan materil dalam kasus tersebut.

Electronic money exchangers listing

”Yang jelas ya, kami akan mengecek dulu nanti dari barang-barang bukti, dari berita acara pemeriksaan yang berasal dari rekan-rekan penyidik Polri, termasuk barang buktinya, termasuk kan kami akan pelajari kelengkapan formil materiilnya, nanti di situ baru bisa terbit,” terang dia.

Baca Juga :  Penasehat Hukum Ben dan Istri Sebut Kadis PUPR-PKP Terima Fee Proyek

PROKALTENG.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerbitkan 3 sprindik baru dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang semula ditangani oleh pihak kepolisian. Yakni sprindik nomor 43, 44, dan 45. Namun, belum ada tersangka dalam 3 sprindik tersebut.

Febrie Adriansyah dan Don Ritto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri masih berstatus sebagai saksi.

Meski Kejagung melanjutkan penyidikan pihak kepolisian, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menyebut pihaknya masih perlu melakukan pendalaman.

Electronic money exchangers listing

”Tentunya kan ini sprindik, kami sudah menerbitkan sprindik. Tersangka itu kan dikeluarkan dari sana ya (Polri). Nah tentunya kami pelajari, nanti penyidik kami buka, kami pelajari dulu berdasarkan barang-barang bukti yang ada,” kata dia.

Baca Juga :  PLN Jadi Perusahaan Utilitas Terbaik Se-Kawasan Versi Fortune 500 Asia Tenggara

Menurut Anang, status tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto yang sudah ditetapkan oleh penyidik kepolisian tidak gugur.

Namun, pihaknya tetap harus mempelajari seluruh kasus tersebut. Mengingat penyerahan penanganan kasus baru dilakukan beberapa hari lalu.

Untuk itu, lanjut Anang, pihaknya akan memeriksa seluruh berita acara pemeriksaan dan barang bukti yang secara bertahap diserahkan oleh pihak kepolisian kepada Kejaksaan sejak kemarin (14/7). Termasuk diantaranya kelengkapan formil dan materil dalam kasus tersebut.

”Yang jelas ya, kami akan mengecek dulu nanti dari barang-barang bukti, dari berita acara pemeriksaan yang berasal dari rekan-rekan penyidik Polri, termasuk barang buktinya, termasuk kan kami akan pelajari kelengkapan formil materiilnya, nanti di situ baru bisa terbit,” terang dia.

Baca Juga :  Penasehat Hukum Ben dan Istri Sebut Kadis PUPR-PKP Terima Fee Proyek

Terpopuler

Artikel Terbaru