26.8 C
Jakarta
Wednesday, January 21, 2026

BMKG Imbau Masyarakat Waspada dan Berhati-hati Terhadap Dampak Bencana Hidrometeorologi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya. Mengeluarkan prakiraan cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 12 hingga 18 Januari 2026.

Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Adriani. Menyampaikan bahwa pada periode 12–14 Januari 2026 wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Seruyan bagian selatan, Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, dan Barito Selatan.

“Pada periode tersebut masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Lian Adriani pada Senin (12/1).

Baca Juga :  Imbas Gempa Dahsyat Magnitudo 8,7 Rusia, BMKG Beri Peringatan ke 10 Wilayah di Indonesia

Sementara itu, lanjut Lian, pada periode 15–18 Januari 2026 potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan meluas ke wilayah Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

Ia juga mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalimantan Tengah.

“Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter, dengan kategori rendah hingga sedang,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Lian Adriani menambahkan. Masyarakat Kalimantan Tengah perlu mewaspadai potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat, yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung.

Baca Juga :  Perangi Narkoba Perlu Tindakan Nyata dan Bersama-sama

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya. Mengeluarkan prakiraan cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 12 hingga 18 Januari 2026.

Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Adriani. Menyampaikan bahwa pada periode 12–14 Januari 2026 wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Seruyan bagian selatan, Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, dan Barito Selatan.

Electronic money exchangers listing

“Pada periode tersebut masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Lian Adriani pada Senin (12/1).

Baca Juga :  Imbas Gempa Dahsyat Magnitudo 8,7 Rusia, BMKG Beri Peringatan ke 10 Wilayah di Indonesia

Sementara itu, lanjut Lian, pada periode 15–18 Januari 2026 potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan meluas ke wilayah Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.

Ia juga mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalimantan Tengah.

“Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter, dengan kategori rendah hingga sedang,” jelasnya.

Lian Adriani menambahkan. Masyarakat Kalimantan Tengah perlu mewaspadai potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat berdurasi singkat, yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung.

Baca Juga :  Perangi Narkoba Perlu Tindakan Nyata dan Bersama-sama

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru