Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta mewaspadai kondisi cuaca kering dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kalteng
BMKG menyebut intensitas hujan di Kalteng mulai menurun, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Walaupun Kalimantan Tengah masih masa transisi ke periode musim kemarau, namun sebagian besar wilayahnya masih berpotensi diguyur hujan dalam sepekan ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim kemarau pada Dasarian III Mei 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi datang lebih awal, lebih kering, dan berlangsung lebih lama.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis prakiraan cuaca untuk Kalimantan Tengah periode 20–26 April 2026.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran memastikan status Siaga Darurat Karhutla akan ditetapkan lebih awal sebagai langkah antisipasi dampak ekologis yang lebih luas.