Terjebak di Gua Laos selama Satu Minggu, Lima Pemburu Ditemukan Selamat

PROKALTENG.CO-Setelah terjebak selama sepekan di dalam gua yang terendam banjir di Provinsi Xaysomboun, Laos, lima dari tujuh pemburu satwa liar akhirnya ditemukan selamat oleh tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand, Rabu (28/5).

Kelima korban ditemukan dalam kondisi lemas, kelaparan, dan mengalami dehidrasi setelah bertahan hidup selama berhari-hari di ruang gua yang gelap dan sempit.

Proses pencarian berlangsung dramatis. Tim penyelamat internasional bersama penyelam asal Thailand harus menembus lorong berlumpur dan genangan air untuk mencapai lokasi para korban yang terjebak jauh di dalam gua.

Medan yang dihadapi pun tidak mudah. Di beberapa titik, lorong gua hanya memiliki celah sekitar 60 sentimeter sehingga para penyelam terpaksa merangkak dan menyelam secara bergantian untuk bisa melintas.

Baca Juga :  Alarm Kebakaran Mati, Ratusan Orang Terjebak di Atap WTC Hongkong

Saat pertama kali ditemukan, para korban tampak kelelahan dan emosional. Meski begitu, upaya penyelamatan belum sepenuhnya selesai karena dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Penyelam asal Finlandia, Mikko Paasi, yang ikut dalam operasi penyelamatan, menyebut kondisi di dalam gua sangat ekstrem dan menyulitkan proses evakuasi.

“Ini baru kelegaan sementara. Lima korban masih berada di ruang terdalam dan proses evakuasi tidak akan mudah,” kata Paasi melalui media sosialnya.

Electronic money exchangers listing

Ketujuh korban diketahui memasuki gua sejak Rabu (20/5) pekan lalu untuk berburu satwa liar sekaligus mencari emas. Namun hujan deras menyebabkan pintu masuk gua terendam banjir, sementara jalur keluar tertutup material pasir dan kerikil yang terbawa arus air. (jpg)

Baca Juga :  Akui Kalah Pilpres, Cak Imin Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

 

PROKALTENG.CO-Setelah terjebak selama sepekan di dalam gua yang terendam banjir di Provinsi Xaysomboun, Laos, lima dari tujuh pemburu satwa liar akhirnya ditemukan selamat oleh tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand, Rabu (28/5).

Kelima korban ditemukan dalam kondisi lemas, kelaparan, dan mengalami dehidrasi setelah bertahan hidup selama berhari-hari di ruang gua yang gelap dan sempit.

Proses pencarian berlangsung dramatis. Tim penyelamat internasional bersama penyelam asal Thailand harus menembus lorong berlumpur dan genangan air untuk mencapai lokasi para korban yang terjebak jauh di dalam gua.

Electronic money exchangers listing

Medan yang dihadapi pun tidak mudah. Di beberapa titik, lorong gua hanya memiliki celah sekitar 60 sentimeter sehingga para penyelam terpaksa merangkak dan menyelam secara bergantian untuk bisa melintas.

Baca Juga :  Alarm Kebakaran Mati, Ratusan Orang Terjebak di Atap WTC Hongkong

Saat pertama kali ditemukan, para korban tampak kelelahan dan emosional. Meski begitu, upaya penyelamatan belum sepenuhnya selesai karena dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Penyelam asal Finlandia, Mikko Paasi, yang ikut dalam operasi penyelamatan, menyebut kondisi di dalam gua sangat ekstrem dan menyulitkan proses evakuasi.

“Ini baru kelegaan sementara. Lima korban masih berada di ruang terdalam dan proses evakuasi tidak akan mudah,” kata Paasi melalui media sosialnya.

Ketujuh korban diketahui memasuki gua sejak Rabu (20/5) pekan lalu untuk berburu satwa liar sekaligus mencari emas. Namun hujan deras menyebabkan pintu masuk gua terendam banjir, sementara jalur keluar tertutup material pasir dan kerikil yang terbawa arus air. (jpg)

Baca Juga :  Akui Kalah Pilpres, Cak Imin Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

 

Terpopuler

Artikel Terbaru