Calon Rektor UPR 2026 Diharapkan Mampu Bawa Kampus Sejajar dengan PTN Luar Kalimantan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) tahun 2026, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPR, Rinto Alexandro, menyampaikan harapan besarnya terhadap sosok pemimpin kampus di masa depan. Ia menaruh harapan agar rektor terpilih nantinya mampu membawa UPR bersaing lebih jauh, baik di tingkat regional maupun nasional.

Meski demikian, Rinto menilai bahwa saat ini masih terlalu dini untuk membahas konstelasi politik kampus secara spesifik. Hal tersebut dikarenakan tahapan pemilihan memang belum dimulai secara resmi.

“Belum waktunya, panitia saja belum terbentuk dan belum tahu kandidatnya. Masih terlalu dini bicara masalah Pilrek,” ungkap Rinto saat dimintai tanggapannya, Selasa (7/4/26).

Kendati bursa pencalonan belum bergulir, Rinto tetap memiliki kriteria dan harapan umum bagi siapa saja yang nantinya akan memimpin kampus tertua di Kalimantan Tengah tersebut. Menurutnya, visi utama yang harus diusung adalah peningkatan kualitas dan daya saing institusi.

Baca Juga :  Kondisi Karhutla di Palangkaraya Masih Terkendali

“Harapannya, semua calon nanti bisa memajukan UPR di tingkat regional Kalimantan, bahkan bisa sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di luar pulau Kalimantan,” tegasnya.

Dia meyakini bahwa tokoh-tokoh yang nantinya akan maju dalam kontestasi Pilrek UPR 2026 adalah figur-figur unggul yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan. Ia pun optimistis mereka akan membawa semangat yang sama untuk memajukan almamater.

“Saya kira semua calon rektor 2026 punya tujuan yang sama. Karena siapa saja yang nanti mungkin ingin maju, semua pasti orang terbaik dan punya komitmen untuk memajukan UPR,” pungkasnya.

Electronic money exchangers listing

Diketahui profil Dr. Rinto Alexandro ini, memulai kariernya sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan IPS, FKIP UPR.  Ia meraih gelar Doktor (Dr.) dalam bidang pendidikan, yang memperkuat basis keilmuannya di dunia akademik.

Baca Juga :  Laporan Kasus Pelecehan Seksual di UPR, Rektor: Tindak Tegas Secara Hukum

Dr. Rinto tercatat memiliki jabatan akademik sebagai Lektor pada tahun 2021 dan saat ini sudah mencapai tingkat Lektor Kepala (Associate Professor).

Sebelum menjabat sebagai dekan, dia dipercaya menduduki jabatan struktural sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UPR. Kontribusinya selama masa ini, aktif memimpin berbagai kegiatan seminar penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan kurikulum di tingkat fakultas.

Masa Jabatan Dekan (2023–Sekarang), pemilihan & pelantikan Pada 3 November 2023, dirinya terpilih secara demokratis sebagai Dekan FKIP UPR, dan resmi dilantik oleh Rektor UPR pada 15 November 2023.

Soal visi kepemimpinannya, Dr. Rinto fokus pada penguatan tata kelola fakultas, peningkatan kualitas lulusan guru, dan digitalisasi dalam manajemen pendidikan di lingkungan kampus. Sepanjang kariernya, Dr. Rinto juga dikenal produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, terutama yang berkaitan dengan pendidikan ekonomi dan literasi digital di Kalimantan Tengah. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) tahun 2026, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPR, Rinto Alexandro, menyampaikan harapan besarnya terhadap sosok pemimpin kampus di masa depan. Ia menaruh harapan agar rektor terpilih nantinya mampu membawa UPR bersaing lebih jauh, baik di tingkat regional maupun nasional.

Meski demikian, Rinto menilai bahwa saat ini masih terlalu dini untuk membahas konstelasi politik kampus secara spesifik. Hal tersebut dikarenakan tahapan pemilihan memang belum dimulai secara resmi.

“Belum waktunya, panitia saja belum terbentuk dan belum tahu kandidatnya. Masih terlalu dini bicara masalah Pilrek,” ungkap Rinto saat dimintai tanggapannya, Selasa (7/4/26).

Electronic money exchangers listing

Kendati bursa pencalonan belum bergulir, Rinto tetap memiliki kriteria dan harapan umum bagi siapa saja yang nantinya akan memimpin kampus tertua di Kalimantan Tengah tersebut. Menurutnya, visi utama yang harus diusung adalah peningkatan kualitas dan daya saing institusi.

Baca Juga :  Kondisi Karhutla di Palangkaraya Masih Terkendali

“Harapannya, semua calon nanti bisa memajukan UPR di tingkat regional Kalimantan, bahkan bisa sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di luar pulau Kalimantan,” tegasnya.

Dia meyakini bahwa tokoh-tokoh yang nantinya akan maju dalam kontestasi Pilrek UPR 2026 adalah figur-figur unggul yang memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan. Ia pun optimistis mereka akan membawa semangat yang sama untuk memajukan almamater.

“Saya kira semua calon rektor 2026 punya tujuan yang sama. Karena siapa saja yang nanti mungkin ingin maju, semua pasti orang terbaik dan punya komitmen untuk memajukan UPR,” pungkasnya.

Diketahui profil Dr. Rinto Alexandro ini, memulai kariernya sebagai dosen di Program Studi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan IPS, FKIP UPR.  Ia meraih gelar Doktor (Dr.) dalam bidang pendidikan, yang memperkuat basis keilmuannya di dunia akademik.

Baca Juga :  Laporan Kasus Pelecehan Seksual di UPR, Rektor: Tindak Tegas Secara Hukum

Dr. Rinto tercatat memiliki jabatan akademik sebagai Lektor pada tahun 2021 dan saat ini sudah mencapai tingkat Lektor Kepala (Associate Professor).

Sebelum menjabat sebagai dekan, dia dipercaya menduduki jabatan struktural sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UPR. Kontribusinya selama masa ini, aktif memimpin berbagai kegiatan seminar penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan kurikulum di tingkat fakultas.

Masa Jabatan Dekan (2023–Sekarang), pemilihan & pelantikan Pada 3 November 2023, dirinya terpilih secara demokratis sebagai Dekan FKIP UPR, dan resmi dilantik oleh Rektor UPR pada 15 November 2023.

Soal visi kepemimpinannya, Dr. Rinto fokus pada penguatan tata kelola fakultas, peningkatan kualitas lulusan guru, dan digitalisasi dalam manajemen pendidikan di lingkungan kampus. Sepanjang kariernya, Dr. Rinto juga dikenal produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, terutama yang berkaitan dengan pendidikan ekonomi dan literasi digital di Kalimantan Tengah. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru