Salampak Titip Pesan untuk Bakal Calon Rektor UPR

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Salampak, menyampaikan pesan kepada para bakal calon dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR yang sedang berlangsung. Ia berharap proses tersebut melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas, kapabilitas, serta mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan kampus.

Prof. Salampak mengatakan, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini semakin besar sehingga membutuhkan pemimpin yang tidak hanya menduduki jabatan, tetapi juga mampu bekerja dan melakukan pembenahan di berbagai sektor.

“Saya berharap, rektor yang terpilih adalah rektor yang memang mempunyai kapasitas dan kapabilitas,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki di lingkungan UPR sehingga dibutuhkan aksi nyata dari pemimpin yang akan datang.

Baca Juga :  Prodi Kehutanan UPR Laksanakan Pendampingan Budi Daya Lebah Kelulut

“Jadi tidak hanya sekadar mengambil jabatan, tapi kita mampu dan harus berbuat. Banyak hal yang harus kita perbaiki,” tegasnya.

Prof. Salampak mengakui membenahi institusi sebesar UPR tidak dapat dilakukan seorang diri. Keterbatasan yang ada membuat dukungan seluruh sivitas akademika menjadi hal yang sangat penting.

“Saya sendiri ingin berusaha untuk memperbaiki, tetapi tidak bisa juga dengan kondisi yang serba terbatas, dan saya juga punya kelemahan,” ungkapnya.

Electronic money exchangers listing

Ia pun mengajak seluruh pihak di lingkungan UPR untuk menjaga kebersamaan selama proses Pilrek berlangsung. Menurutnya, pemilihan rektor harus menjadi ruang kolaborasi, bukan ajang permusuhan.

“Yang penting kalau kita mau bersama membangun, ajang pemilihan rektor ini bukan ajang untuk bermusuhan,” sebutnya.

Baca Juga :  Takut Masuk ke Warung, Ular Piton Sepanjang 3 Meter Dievakuasi Damkar

“Bagaimana ajang ini kita jadikan ruang untuk berkolaborasi, berdemokrasi, guna membangun UPR itu sendiri,” tambahnya.

Sebagai penutup, Prof. Salampak mengingatkan agar seluruh civitas akademika memusatkan energi untuk memajukan universitas, bukan mempertajam perbedaan.

“Kalau kita maju tapi selalu bermusuhan, itu menghabiskan energi yang tidak berguna,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Salampak, menyampaikan pesan kepada para bakal calon dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR yang sedang berlangsung. Ia berharap proses tersebut melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas, kapabilitas, serta mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan kampus.

Prof. Salampak mengatakan, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini semakin besar sehingga membutuhkan pemimpin yang tidak hanya menduduki jabatan, tetapi juga mampu bekerja dan melakukan pembenahan di berbagai sektor.

“Saya berharap, rektor yang terpilih adalah rektor yang memang mempunyai kapasitas dan kapabilitas,” ujarnya dalam keterangan, Kamis (2/7/2026).

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki di lingkungan UPR sehingga dibutuhkan aksi nyata dari pemimpin yang akan datang.

Baca Juga :  Prodi Kehutanan UPR Laksanakan Pendampingan Budi Daya Lebah Kelulut

“Jadi tidak hanya sekadar mengambil jabatan, tapi kita mampu dan harus berbuat. Banyak hal yang harus kita perbaiki,” tegasnya.

Prof. Salampak mengakui membenahi institusi sebesar UPR tidak dapat dilakukan seorang diri. Keterbatasan yang ada membuat dukungan seluruh sivitas akademika menjadi hal yang sangat penting.

“Saya sendiri ingin berusaha untuk memperbaiki, tetapi tidak bisa juga dengan kondisi yang serba terbatas, dan saya juga punya kelemahan,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak di lingkungan UPR untuk menjaga kebersamaan selama proses Pilrek berlangsung. Menurutnya, pemilihan rektor harus menjadi ruang kolaborasi, bukan ajang permusuhan.

“Yang penting kalau kita mau bersama membangun, ajang pemilihan rektor ini bukan ajang untuk bermusuhan,” sebutnya.

Baca Juga :  Takut Masuk ke Warung, Ular Piton Sepanjang 3 Meter Dievakuasi Damkar

“Bagaimana ajang ini kita jadikan ruang untuk berkolaborasi, berdemokrasi, guna membangun UPR itu sendiri,” tambahnya.

Sebagai penutup, Prof. Salampak mengingatkan agar seluruh civitas akademika memusatkan energi untuk memajukan universitas, bukan mempertajam perbedaan.

“Kalau kita maju tapi selalu bermusuhan, itu menghabiskan energi yang tidak berguna,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru