NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pengamanan selama gelaran Bazar Lamandau Tahun 2026.
Perhelatan yang menjadi pusat perhatian masyarakat ini resmi dibuka di Alun-alun kota Nanga Bulik, Sabtu malam (4/4) dan dijadwalkan akan berlangsung meriah hingga tanggal 11 April 2026 mendatang.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat antusiasme warga yang diprediksi akan memadati lokasi bazar setiap malamnya. Kehadiran pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pedagang maupun pengunjung yang ingin menikmati berbagai hiburan dan produk lokal yang dipamerkan. Fokus utama pengamanan meliputi pengaturan arus lalu lintas di sekitar Alun-alun serta pengawasan area stan untuk mencegah tindak kriminalitas.
Dalam keterangannya, AKBP Joko Handono menyampaikan bahwa pihaknya akan menerjunkan minimal 20 personel secara bergantian setiap harinya untuk mengawal jalannya acara. Jumlah tersebut bersifat dinamis dan dapat bertambah sewaktu-waktu tergantung pada situasi serta kondisi keramaian di lapangan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap terkendali.
“Kami akan menerjunkan personel baik dari Polsek Bulik maupun Polres Lamandau sehingga kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ungkap AKBP Joko Handono saat berbincang dengan awak media di sela-sela pemantauan lokasi.
Menurutnya, koordinasi lintas satuan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama sepekan penuh penyelenggaraan bazar.
Selain penempatan personel berseragam, Polres Lamandau juga akan menyiagakan petugas berpakaian sipil untuk memantau titik-titik rawan keramaian. Hal ini dilakukan demi meminimalisir gangguan kamtibmas seperti pencopetan atau perselisihan antar pengunjung.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap barang bawaan masing-masing dan mematuhi instruksi petugas di lapangan,” jelasnya.
Penyelenggaraan Bazar Lamandau 2026 ini, diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi kreatif daerah, tetapi juga menjadi sarana hiburan yang tertib bagi warga Nanga Bulik.
Dengan pengawalan ketat dari jajaran kepolisian, diharapkan hingga penutupan nanti pada 11 April, acara dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti. (bib)


