Polda Kalteng Tetapkan Delapan Tersangka Pembakar Lahan di Tumbang Nusa

Namun beberapa hari kemudian, api kembali muncul di lokasi yang sama. Menurut Kapolda, kebakaran diduga kembali terjadi karena masih adanya bara api di bawah permukaan lahan gambut.

“Diduga masih terdapat bara api di bawah permukaan lahan gambut sehingga api kembali menyala. Saat ini seluruh personel gabungan masih terus melakukan pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.

Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Meski api di permukaan berhasil dipadamkan, bara api di dalam tanah dapat bertahan cukup lama dan kembali menyala saat cuaca panas serta kondisi lahan semakin kering.

Selain penegakan hukum, Polda Kalteng juga terus memperkuat langkah pencegahan melalui penerbitan maklumat Kapolda, sosialisasi kepada masyarakat, patroli darat, patroli udara menggunakan drone, hingga pengecekan langsung terhadap setiap titik panas yang terdeteksi.

Baca Juga :  Terjadi Lagi! Rumsong di Kota Palangka Raya Ludes Terbakar Dini Hari Tadi

Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian agar segera mendatangi setiap lokasi yang terdeteksi hotspot untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan cepat apabila terjadi kebakaran.

“Masyarakat juga harus berhati-hati agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun meninggalkan sumber api, seperti puntung rokok. Mari kita bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah agar terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (jef)

Namun beberapa hari kemudian, api kembali muncul di lokasi yang sama. Menurut Kapolda, kebakaran diduga kembali terjadi karena masih adanya bara api di bawah permukaan lahan gambut.

“Diduga masih terdapat bara api di bawah permukaan lahan gambut sehingga api kembali menyala. Saat ini seluruh personel gabungan masih terus melakukan pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas,” katanya.

Ia menjelaskan, karakteristik lahan gambut menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Meski api di permukaan berhasil dipadamkan, bara api di dalam tanah dapat bertahan cukup lama dan kembali menyala saat cuaca panas serta kondisi lahan semakin kering.

Electronic money exchangers listing

Selain penegakan hukum, Polda Kalteng juga terus memperkuat langkah pencegahan melalui penerbitan maklumat Kapolda, sosialisasi kepada masyarakat, patroli darat, patroli udara menggunakan drone, hingga pengecekan langsung terhadap setiap titik panas yang terdeteksi.

Baca Juga :  Terjadi Lagi! Rumsong di Kota Palangka Raya Ludes Terbakar Dini Hari Tadi

Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian agar segera mendatangi setiap lokasi yang terdeteksi hotspot untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan penanganan cepat apabila terjadi kebakaran.

“Masyarakat juga harus berhati-hati agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun meninggalkan sumber api, seperti puntung rokok. Mari kita bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah agar terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru