PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) dan DPRD Provinsi Kalteng resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Kesepakatan tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna ke-7 DPRD Kalteng Persidangan III, Tahun Sidang 2026 di ruangan rapat paripura DPRD setempat, Selasa (18/8).
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, dalam pidatonya pada, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran dewan.
“Saya berterima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang telah menjalankan fungsi pembahasan dan pengawasan secara konstruktif,” ujar Edy dalam sambutannya mewakili gubernur kalteng.
Ia menegaskan bahwa kesepakatan ini adalah fondasi krusial bagi penyusunan anggaran daerah.
“Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 ini merupakan tahapan penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Edy mengingatkan bahwa dokumen tersebut memiliki bobot nilai yang sangat strategis.
“KUA dan PPAS bukan sekadar dokumen administratif, tetapi instrumen strategis untuk menerjemahkan visi dan misi pembangunan prioritas daerah,” tegas Wagub.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Pendapatan Daerah Kalteng pada 2027 diproyeksikan mencapai lebih dari Rp5,368 triliun. Angka ini didorong melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, porsi Belanja Daerah diproyeksikan mencapai Rp5,736 triliun. Adapun Pembiayaan Daerah diperkirakan sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari SiLPA tahun 2026.
Terkait besaran postur anggaran tersebut, Wagub mengakui adanya tantangan di sektor keuangan.
“Kita menyadari bahwa ruang fiskal daerah kita tidak luas. Karena itu, setiap rupiah APBD harus semakin selektif,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, penggunaan anggaran harus sejalan dengan kebutuhan prioritas.
“Setiap anggaran harus bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah,” tambah Edy.
Selain itu, tata kelola anggaran yang baik pun menjadi komitmen utama Pemprov. .
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mengelola APBD secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” janjinya di hadapan peserta sidang.
Dia menuturkan, fokus pembangunan 2027 nantinya akan diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, konektivitas infrastruktur, hilirisasi sumber daya alam, hingga pariwisata. (her)


