PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim) Nursulistio bersama unsur pimpinan dan anggota DPRD menghadiri penandatanganan hibah untuk pembangunan kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Barito Timur di Palangka Raya, Kamis (20/8/2026).
Dukungan tersebut diharapkan memperkuat kelembagaan BNNK dalam memberikan pelayanan pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi narkoba bagi masyarakat.
Penandatanganan hibah pembangunan kantor BNNK Barito Timur itu dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng, serta perwakilan lima kabupaten. DPRD Bartim turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat penanganan masalah narkotika di daerah.
Selain penandatanganan hibah, kegiatan tersebut diisi audiensi dan penyampaian wawasan mengenai bahaya narkoba oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si kepada mahasiswa sejumlah perguruan tinggi.
Nursulistio mengatakan antusiasme mahasiswa cukup tinggi. Peserta bahkan memenuhi lantai satu dan dua lokasi kegiatan.
“Kepala BNN RI berbagi pengalaman, wawasan, pengetahuan, dan informasi berkaitan dengan bahaya narkoba,” ujarnya.
Menurut Nursulistio, perkembangan peredaran narkotika semakin kompleks sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Narkoba, kata dia, tidak selalu diperjualbelikan secara sembunyi-sembunyi dalam bentuk yang mudah dikenali, tetapi bisa hadir dalam berbagai bentuk yang tidak disadari masyarakat, termasuk dalam bentuk cair.
“Kita harus bersama-sama mengantisipasi karena narkoba sekarang tidak lagi hanya diperjualbelikan secara sembunyi-sembunyi. Bahkan bisa hadir di tengah-tengah kita tanpa kita sadari,” katanya.
Terkait hibah pembangunan kantor BNNK Barito Timur, Nursulistio menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berharap proses tersebut segera ditindaklanjuti hingga BNNK Barito Timur dapat beroperasi.
Selain operasional BNNK, dia juga berharap pusat rehabilitasi segera dibangun dan difungsikan, termasuk didukung dengan penempatan tenaga operasional di Barito Timur.
“Kita berharap Badan Narkotika Nasional Kabupaten Barito Timur segera beroperasi. Pusat rehabilitasi juga diharapkan segera dibangun dan difungsikan,” pungkasnya. (hen)


