PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendistribusikan 3.500 paket bantuan pangan bagi para mahasiswa di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Bantuan ini secara khusus diprioritaskan bagi para mahasiswa perantauan yang berasal dari daerah pedalaman.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalteng, Reza Prabowo, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan mahasiswa yang jauh dari keluarga, di mana kondisi karhutla saat ini turut memberikan dampak ekonomi dan kesehatan.
“Setiap paket sembako yang disalurkan berisi 5 kilogram beras, 2 kilogram minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Dan pada kesempatan ini juga, Bapak Gubernur memberikan bantuan tambahan berupa multivitamin,” jelas Reza dalam Laporannya, Rabu (16/9/2026)
Guna memastikan 3.500 paket tersebut benar-benar sampai ke tangan yang berhak, Reza menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem pendataan digital. Mahasiswa diwajibkan mendaftar secara mandiri melalui aplikasi online untuk menghindari praktik salah sasaran.
“Pendataan mereka dilakukan secara mandiri dengan menggunakan aplikasi secara online. Mereka sudah punya formulir masing-masing, nanti tinggal scan. Data mereka sudah lengkap by name by address,” lapor Reza.
Ia menambahkan, transparansi data ini menjadi kunci utama dalam penyaluran bantuan di Kalteng.
“Mereka bukan penerima fiktif, tapi memang yang menerima adalah yang betul-betul membutuhkan,” tegasnya.
Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di halaman Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng ini, disambut antusias oleh ratusan mahasiswa perwakilan dari berbagai kampus yang hadir mengenakan jas almamater masing-masing.
Selain penyerahan paket sembako, acara tersebut juga dirangkai dengan sesi diskusi dan motivasi dari tokoh senior mahasiswa untuk memberikan pencerahan kepada para akademisi muda di tengah situasi tanggap darurat karhutla.(her)


