PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kalimantan Tengah, Norhani. Mengajak mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) untuk memanfaatkan berbagai potensi daerah sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
“Di Kalimantan Tengah ini banyak sekali ide dan peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh generasi muda, terutama mahasiswa. Potensinya sangat besar, tinggal bagaimana kita mampu melihat peluang dan mengembangkannya menjadi bisnis yang bernilai,” kata Norhani saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FEB UPR Tahun 2026 di GOR Seni UPR, Selasa (11/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Norhani hadir mewakili Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyampaikan materi bertema entrepreneurship kepada ratusan mahasiswa baru.
“Mahasiswa jangan hanya berpikir menjadi pencari kerja setelah lulus. Sejak sekarang harus mulai membangun pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja melalui berbagai inovasi dan kreativitas yang dimiliki,” ujarnya.
Dia menjelaskan, perkembangan teknologi digital saat ini memberikan kemudahan bagi generasi muda untuk memulai usaha tanpa harus memiliki modal yang besar.
“Sekarang pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial dan berbagai platform digital. Produk lokal yang dibuat mahasiswa pun bisa dikenal lebih luas apabila dipasarkan dengan strategi yang tepat,” tuturnya.
Norhani menilai semangat kewirausahaan perlu ditanamkan sejak masa perkuliahan agar mahasiswa memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan perkembangan dunia usaha.
“Jiwa entrepreneur itu penting karena melatih kemandirian, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan melihat peluang yang mungkin tidak dilihat oleh orang lain,” katanya.
Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki beragam sektor yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha produktif, mulai dari perdagangan, industri kreatif, kuliner, kerajinan, hingga pemanfaatan sumber daya lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi.
“Potensi daerah kita sangat kaya. Mahasiswa bisa mengembangkan produk berbasis kearifan lokal, hasil pertanian, perikanan, maupun industri kreatif yang saat ini memiliki pasar yang cukup luas,” ucapnya.
Melalui kegiatan PKKMB tersebut, Norhani berharap mahasiswa baru FEB UPR tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai dunia perkuliahan, tetapi juga memiliki motivasi untuk menjadi generasi muda yang inovatif dan mampu menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.
“Mulailah dari ide-ide sederhana. Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal, karena setiap usaha besar pasti dimulai dari langkah kecil. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar dan berkembang,” pungkasnya. (adr)


