PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat transformasi digital guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien, cepat, dan transparan.
Upaya ini dilakukan melalui pengembangan berbagai sistem layanan berbasis teknologi, termasuk aplikasi Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) untuk mendukung penyaluran bantuan sosial yang lebih akuntabel.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan bahwa penerapan teknologi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi instrumen penting dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi mampu memangkas berbagai proses birokrasi yang selama ini memerlukan waktu panjang. Melalui sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih praktis, efisien, dan akuntabel.
“Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera,” ujarnya, Senin (1/6).
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah aplikasi Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang dikembangkan sebagai sistem pendukung penyaluran bantuan sosial. Melalui aplikasi tersebut, proses pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih terukur dan akuntabel.
Digitalisasi layanan tersebut dinilai mampu mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat sekaligus memastikan bantuan diterima oleh penerima yang berhak. Sistem berbasis teknologi juga membantu pemerintah meminimalkan potensi kesalahan data dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan program sosial.
Di sisi lain, transformasi digital yang dijalankan Pemprov Kalteng tidak hanya terbatas pada sektor bantuan sosial.
Berbagai pengembangan sistem informasi pemerintahan, layanan berbasis elektronik, penguatan keamanan informasi, hingga peningkatan infrastruktur digital terus dilakukan guna menciptakan pelayanan publik yang semakin modern dan responsif.
Bagi Kalteng yang memiliki wilayah luas dan karakteristik geografis yang beragam, digitalisasi menjadi solusi penting untuk memperluas jangkauan pelayanan pemerintah hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau secara fisik.
Oleh sebabnya, transformasi digital tidak lagi dipandang sekadar modernisasi teknologi, melainkan bagian dari strategi pembangunan daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing Kalteng di era digital.
Dengan dukungan teknologi yang semakin berkembang dan komitmen pemerintah yang terus diperkuat, Kalteng optimistis mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di masa mendatang. (ovi/ans/kpg)


