“Setiap kepala sekolah nantinya akan menghadapi tantangan yang beragam. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan yang tepat, membangun kolaborasi, dan menyelesaikan persoalan secara efektif,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang menunjukkan kinerja terbaik selama pelatihan, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberikan penghargaan Best Performance kepada Halimatus Sadiyah, guru SMP Negeri Satu Atap 2 Palangka Raya.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, dan performa yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kami berharap hal ini menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Menurutnya, sistem asrama yang diterapkan selama pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat kerja sama dan sinergi antarpeserta dalam menghadapi berbagai tantangan kepemimpinan di masa mendatang.
“Kami berharap melalui proses kaderisasi yang sistematis ini akan lahir pemimpin-pemimpin sekolah yang progresif, inovatif, dan mampu membawa sekolahnya menjadi lebih kompetitif serta memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (adr)
“Setiap kepala sekolah nantinya akan menghadapi tantangan yang beragam. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan yang tepat, membangun kolaborasi, dan menyelesaikan persoalan secara efektif,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang menunjukkan kinerja terbaik selama pelatihan, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya memberikan penghargaan Best Performance kepada Halimatus Sadiyah, guru SMP Negeri Satu Atap 2 Palangka Raya.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, dan performa yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Kami berharap hal ini menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Menurutnya, sistem asrama yang diterapkan selama pelatihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan, tetapi juga memperkuat kerja sama dan sinergi antarpeserta dalam menghadapi berbagai tantangan kepemimpinan di masa mendatang.
“Kami berharap melalui proses kaderisasi yang sistematis ini akan lahir pemimpin-pemimpin sekolah yang progresif, inovatif, dan mampu membawa sekolahnya menjadi lebih kompetitif serta memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (adr)