PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan sekolah melalui Pelatihan dan Pembekalan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Angkatan V yang diselenggarakan bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah dengan sistem asrama selama 10 hari di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah.
“Seorang kepala sekolah ke depan harus mampu menjadi lokomotif perubahan. Melalui pelatihan BCKS ini, kita ingin memastikan bahwa para kandidat memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola sekolah yang tidak hanya menjalankan roda operasional, tetapi juga mampu menginisiasi inovasi. Seperti integrasi teknologi dalam pembelajaran dan penguatan ekosistem sekolah sebagai pusat pengembangan karakter siswa,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung pada Selasa malam (16/6/2026) itu, menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon pemimpin sekolah yang memiliki kompetensi manajerial, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membentuk calon kepala sekolah yang tidak hanya memahami administrasi dan tata kelola pendidikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan yang membawa sekolah berkembang lebih baik,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi tentang kepemimpinan sekolah, pengelolaan keuangan, dan pengembangan kurikulum, para peserta juga mengikuti berbagai simulasi pemecahan masalah yang menggambarkan kondisi nyata di lingkungan sekolah.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan sekolah melalui Pelatihan dan Pembekalan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Angkatan V yang diselenggarakan bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Tengah dengan sistem asrama selama 10 hari di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah.
“Seorang kepala sekolah ke depan harus mampu menjadi lokomotif perubahan. Melalui pelatihan BCKS ini, kita ingin memastikan bahwa para kandidat memiliki pemahaman mendalam tentang tata kelola sekolah yang tidak hanya menjalankan roda operasional, tetapi juga mampu menginisiasi inovasi. Seperti integrasi teknologi dalam pembelajaran dan penguatan ekosistem sekolah sebagai pusat pengembangan karakter siswa,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Pelatihan yang berlangsung pada Selasa malam (16/6/2026) itu, menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon pemimpin sekolah yang memiliki kompetensi manajerial, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin membentuk calon kepala sekolah yang tidak hanya memahami administrasi dan tata kelola pendidikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan yang membawa sekolah berkembang lebih baik,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi tentang kepemimpinan sekolah, pengelolaan keuangan, dan pengembangan kurikulum, para peserta juga mengikuti berbagai simulasi pemecahan masalah yang menggambarkan kondisi nyata di lingkungan sekolah.