PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Jumat (14/8/2026), diwarnai oleh sosok yang tak biasa. Di tengah petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan api, terlihat seorang remaja dengan kostum Superman ikut membantu di lokasi.
Remaja tersebut diketahui bernama Rudiyansah. Usianya baru 16 tahun. Kehadirannya dengan pakaian yang mencolok itu sempat menarik perhatian di tengah kepulan asap dan aktivitas pemadaman karhutla.
Rudiyansah mengaku tidak memiliki maksud khusus mengenakan baju Superman tersebut. Ia menyebut pakaian itu merupakan baju lama yang pernah digunakannya saat mengikuti sebuah event lari.
“Cuma iseng aja. Begitulah ceritanya,” ujar Rudiyansah saat dikonfirmasi Prokalteng.co pada Jumat (14/8/2026).
Meski demikian, kehadirannya bukan sekadar untuk bergaya. Ia ikut membantu dalam aksi pemadaman karhutla di kawasan Petuk Katimpun. Rudiyansah bahkan berencana kembali membantu petugas pada Sabtu (15/8/2026). Namun, ia mengaku akan mengikuti event lari terlebih dahulu.
“Terjun, tapi setelah saya pulang dari event lari. Kayaknya sekitar jam 10 lewat,” katanya.
Sosok remaja berbaju Superman itu pun menjadi gambaran bahwa penanganan karhutla tidak hanya melibatkan petugas, tetapi juga kepedulian masyarakat untuk ikut membantu di tengah kondisi kebakaran lahan yang masih terjadi.
Kendati demikian, keterlibatan masyarakat dalam pemadaman tetap perlu memperhatikan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat kondisi lokasi karhutla dapat berubah sewaktu-waktu. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Jumat (14/8/2026), diwarnai oleh sosok yang tak biasa. Di tengah petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan api, terlihat seorang remaja dengan kostum Superman ikut membantu di lokasi.
Remaja tersebut diketahui bernama Rudiyansah. Usianya baru 16 tahun. Kehadirannya dengan pakaian yang mencolok itu sempat menarik perhatian di tengah kepulan asap dan aktivitas pemadaman karhutla.
Rudiyansah mengaku tidak memiliki maksud khusus mengenakan baju Superman tersebut. Ia menyebut pakaian itu merupakan baju lama yang pernah digunakannya saat mengikuti sebuah event lari.
“Cuma iseng aja. Begitulah ceritanya,” ujar Rudiyansah saat dikonfirmasi Prokalteng.co pada Jumat (14/8/2026).
Meski demikian, kehadirannya bukan sekadar untuk bergaya. Ia ikut membantu dalam aksi pemadaman karhutla di kawasan Petuk Katimpun. Rudiyansah bahkan berencana kembali membantu petugas pada Sabtu (15/8/2026). Namun, ia mengaku akan mengikuti event lari terlebih dahulu.
“Terjun, tapi setelah saya pulang dari event lari. Kayaknya sekitar jam 10 lewat,” katanya.
Sosok remaja berbaju Superman itu pun menjadi gambaran bahwa penanganan karhutla tidak hanya melibatkan petugas, tetapi juga kepedulian masyarakat untuk ikut membantu di tengah kondisi kebakaran lahan yang masih terjadi.
Kendati demikian, keterlibatan masyarakat dalam pemadaman tetap perlu memperhatikan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan, mengingat kondisi lokasi karhutla dapat berubah sewaktu-waktu. (jef)