PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Wakil Ketua Kwarcab Murung Raya Bidang Saka, Sako, dan Gugus Dharma, Dina Maulidah mengaku akan menghidupkan kembali berbagai Satuan Karya (Saka) yang sempat vakum serta membentuk Satuan Komunitas (Sako) Pramuka baru di wilayah setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan Dina usai dilantik sebagai salah satu pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Murung Raya, Kalimantan Tengah di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati di Puruk Cahu, Selasa (22/9).
“Peran Saka dan Sako sangat strategis dalam membekali keterampilan khusus bagi para anggota Pramuka penegak dan pandega,” kata Dina yang saat ini juga tengah mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I DPRD Murung Raya.
Menurut Dina, untuk kepengurusan Kwarcab saat ini, tentunya akan fokus mengaktifkan kembali saka-saka yang sempat eksis agar kembali bergeliat dan aktif menjalankan program kerja kepemudaan secara berkala.
Tidak hanya menghidupkan yang sudah ada, Kwarcab Murung Raya juga berencana membentuk beberapa Sako baru yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.
“Langkah inovatif ini diambil guna menjawab kebutuhan edukasi praktis bagi generasi muda, sekaligus mendekatkan peran Pramuka dengan berbagai instansi strategis di daerah,” tutur Dina.
Beberapa Saka atau Sako baru yang diprioritaskan pembentukannya, menurut Dina lagi meliputi Saka Anti Narkoba untuk membentengi remaja dari bahaya penyalahgunaan obat terlarang.
Selain itu, akan dibentuk pula Saka Adhyasta Pemilu yang berada langsung dibawah pembinaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), guna meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi aktif pemilih pemula.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebencanaan di wilayah Kabupaten Murung Raya, Dina juga akan mendorong pembentukan Saka SAR atau Saka Tangguh Bencana.
“Satuan ini nantinya akan dibina langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), guna melatih jiwa kemanusiaan, ketangguhan, dan kesiapsiagaan darurat para Pramuka,” jelasnya.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Dina Maulidah berharap Gerakan Pramuka di Murung Raya tidak hanya menjadi wadah pembinaan karakter, tetapi juga mencetak kader-kader muda yang tanggap, cakap, dan siap berkontribusi nyata bagi masyarakat. (pan)


