34.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Bupati Kotim Inginkan Pasar Ramadan Harus Ada Inovasi Agar Ramai

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Penyelenggaraan Pasar Ramadan yang digelar di taman Kota Sampit mendapat sorotan dari Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor. Hal ini dikarenakan dinilai digelar sebagai rutinitas tahunan tanpa ada inovasi besar agar pelaksanaannya lebih meriah.

“Padahal saya berkeinginan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan peyelengaran agar para pengunjung Pasar Ramadan semakin ramai. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan transaksi sehingga membawa dampak ekonomi bagi pedagang yang berjualan,” kata Halikin saat membuka pasar Ramadan, Kamis (23/3).

Dirinya mengatakan sebelumnya sudah instruksikan kepada pihak penyelanggaran agar memikirkan bagaimana pasar Ramadan. Bukan sekadar acara tahunan saja, tetapi pasar itu yang memang selalu dinanti oleh masyarakat saat tibanya bulan suci Ramadan, karena kegiatan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat di daerah ini.

Baca Juga :  Sumbangan PBS untuk Perbaikan Jalan Belum Terkumpul

“Kedepannya saya berharap bagaimana penyelenggara dapar berinovasi sehingga betul-betul membantu masyarakat kita, Misalnya dari jenis jualannya atau disubsidi pemerintah sehingga harga jual bisa lebih murah. Kalau pasar Ramadan ramai pengunjung maka dagangan pelaku UMKM kita akan laku,” ujar Halikin.

Ia juga mengapresiasi jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Ramadan tahun ini karena lebih banyak dibanding tahun lalu, tetapi jumlah 60 pedagang itu masih jauh dibanding sebelum pandemi Covid-19 yang biasanya lebih dari 100 pedagang yang berjualan.

“Untuk itulah saya mendorong dilakukan inovasi-inovasi agar pengunjung Pasar Ramadan semakin ramai. Tujuannya untuk meningkatkan transaksi sehingga membawa dampak ekonomi bagi para pedagang,” ucap Halikin.

Baca Juga :  Bupati Minta Maksimalkan Pendataan Bayi pada Aplikas E-PPGBM

Dirinya juga menambahkan tahun ini di Pasar Ramadan juga ada penjualan sembako murah melalui Pasar Penyeimbang, ldan itu diupayakan agar pemerintah daerah dapat mencegah kenaikan harga dan mengendalikan inflasi karena hasil pantauan di lapangan dipasar PPM belum lama ini sejumlah komoditas harganya mulai naik. (bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Penyelenggaraan Pasar Ramadan yang digelar di taman Kota Sampit mendapat sorotan dari Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Halikinnor. Hal ini dikarenakan dinilai digelar sebagai rutinitas tahunan tanpa ada inovasi besar agar pelaksanaannya lebih meriah.

“Padahal saya berkeinginan adanya inovasi-inovasi yang dilakukan peyelengaran agar para pengunjung Pasar Ramadan semakin ramai. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan transaksi sehingga membawa dampak ekonomi bagi pedagang yang berjualan,” kata Halikin saat membuka pasar Ramadan, Kamis (23/3).

Dirinya mengatakan sebelumnya sudah instruksikan kepada pihak penyelanggaran agar memikirkan bagaimana pasar Ramadan. Bukan sekadar acara tahunan saja, tetapi pasar itu yang memang selalu dinanti oleh masyarakat saat tibanya bulan suci Ramadan, karena kegiatan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi masyarakat di daerah ini.

Baca Juga :  Sumbangan PBS untuk Perbaikan Jalan Belum Terkumpul

“Kedepannya saya berharap bagaimana penyelenggara dapar berinovasi sehingga betul-betul membantu masyarakat kita, Misalnya dari jenis jualannya atau disubsidi pemerintah sehingga harga jual bisa lebih murah. Kalau pasar Ramadan ramai pengunjung maka dagangan pelaku UMKM kita akan laku,” ujar Halikin.

Ia juga mengapresiasi jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Ramadan tahun ini karena lebih banyak dibanding tahun lalu, tetapi jumlah 60 pedagang itu masih jauh dibanding sebelum pandemi Covid-19 yang biasanya lebih dari 100 pedagang yang berjualan.

“Untuk itulah saya mendorong dilakukan inovasi-inovasi agar pengunjung Pasar Ramadan semakin ramai. Tujuannya untuk meningkatkan transaksi sehingga membawa dampak ekonomi bagi para pedagang,” ucap Halikin.

Baca Juga :  Bupati Minta Maksimalkan Pendataan Bayi pada Aplikas E-PPGBM

Dirinya juga menambahkan tahun ini di Pasar Ramadan juga ada penjualan sembako murah melalui Pasar Penyeimbang, ldan itu diupayakan agar pemerintah daerah dapat mencegah kenaikan harga dan mengendalikan inflasi karena hasil pantauan di lapangan dipasar PPM belum lama ini sejumlah komoditas harganya mulai naik. (bah/ans/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru