Untuk pasar Indonesia, Scrambler 400 XC dipasarkan dengan harga Rp199 juta on the road Jakarta. Sementara Tiger 900 Alpine Edition ditawarkan dengan banderol Rp725 juta on the road Jakarta.
Pada sektor performa, Scrambler 400 XC dibekali mesin satu silinder berkapasitas 398 cc berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga hingga 40 PS pada 8.000 rpm dan torsi puncak 37,5 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi enam percepatan yang didukung sistem ride-by-wire.
Motor ini menggunakan suspensi depan upside-down Big Piston Fork berukuran 43 mm dan suspensi belakang monoshock dengan reservoir terpisah. Velg depan berdiameter 19 inci dan belakang 17 inci, dengan ground clearance 195 mm serta tinggi jok 835 mm.
Dari sisi keselamatan dan fitur, Scrambler 400 XC dilengkapi rem cakram depan 320 mm dengan kaliper radial, rem belakang 230 mm, ABS dan traction control yang dapat dinonaktifkan, lampu LED penuh, panel instrumen digital LCD multifungsi, serta port pengisian daya USB-C.
Ciri khas lain yang membedakan varian XC antara lain penggunaan velg jari-jari tubeless model cross-spoke, spakbor depan tinggi, pelindung mesin, windscreen bergaya adventure, hand guard, serta grafis eksklusif.
Sementara itu, Tiger 900 Alpine Edition mengandalkan mesin tiga silinder segaris 888 cc berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga maksimum 108 PS pada 9.500 rpm dan torsi 90 Nm pada 6.850 rpm. Motor ini juga telah dibekali transmisi enam percepatan dengan fitur Triumph Shift Assist atau quickshifter.
Berbagai teknologi pendukung turut disematkan, seperti pilihan mode berkendara, Cornering ABS, Cornering Traction Control, cruise control, layar TFT berwarna, sistem konektivitas My Triumph, hingga heated grips untuk meningkatkan kenyamanan saat touring.

