Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapijuga persoalan ekonomi.
Kabut asap dapat menghambat transportasi, mengurangi produktivitas tenaga kerja, menekanaktivitas perdagangan, serta meningkatkan biaya kesehatan masyarakat.
Jika tidak dikendalikan, dampaknya dapat mengurangi momentum pertumbuhan ekonomi daerah pada semester kedua tahun 2026.
Di tengah tantangan tersebut, terdapat beberapa sektor yang masih menunjukkan optimisme.
Pertambangan dan penggalian tumbuh hampir 8 persen pada Triwulan I-2026, didukung peningkatan produksi dan ekspor batubara.
Sektor konstruksi juga tumbuh di atas 8 persen seiring meningkatnya belanja modal pemerintah dan aktivitas pembangunan infrastruktur.
Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh di atas 4 persen yang menunjukkan daya beli masyarakat masih relatif terjaga.
Namun, pertumbuhan yang bertumpu pada komoditas dan belanja pemerintah tidak cukup untuk menjamin ketahanan ekonomi jangka panjang.
Kalteng membutuhkan mesinpertumbuhan baru melalui hilirisasi industri.
Selama ini sebagian besar komoditas unggulan daerah, seperti kelapa sawitdan hasil tambang, masih diekspor dalam bentuk bahan mentahatau setengah jadi.
Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapijuga persoalan ekonomi.
Kabut asap dapat menghambat transportasi, mengurangi produktivitas tenaga kerja, menekanaktivitas perdagangan, serta meningkatkan biaya kesehatan masyarakat.
Jika tidak dikendalikan, dampaknya dapat mengurangi momentum pertumbuhan ekonomi daerah pada semester kedua tahun 2026.
Di tengah tantangan tersebut, terdapat beberapa sektor yang masih menunjukkan optimisme.
Pertambangan dan penggalian tumbuh hampir 8 persen pada Triwulan I-2026, didukung peningkatan produksi dan ekspor batubara.
Sektor konstruksi juga tumbuh di atas 8 persen seiring meningkatnya belanja modal pemerintah dan aktivitas pembangunan infrastruktur.
Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh di atas 4 persen yang menunjukkan daya beli masyarakat masih relatif terjaga.
Namun, pertumbuhan yang bertumpu pada komoditas dan belanja pemerintah tidak cukup untuk menjamin ketahanan ekonomi jangka panjang.
Kalteng membutuhkan mesinpertumbuhan baru melalui hilirisasi industri.
Selama ini sebagian besar komoditas unggulan daerah, seperti kelapa sawitdan hasil tambang, masih diekspor dalam bentuk bahan mentahatau setengah jadi.