“Tapi untuk logistik perlu kita cek dulu apakah betul itu logistik atau bukan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung di lokasi.
Massa aksi pun kembali ke depan gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Dua Tuntutan Utama AMPB di DPR
Aksi unjuk rasa yang diperkirakan dihadiri ribuan massa ini mengusung dua tuntutan utama, yakni pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.
Koordinator AMPB, Supriyono yang akrab disapa Botok, menegaskan bahwa aksi ini murni bentuk dukungan terhadap pemerintahan mendatang agar berjalan lebih bersih dan bebas dari korupsi.
“Kita fokus pada dua tuntutan itu. Tidak ada lengserkan Prabowo-Gibran, tidak ada. Kita mendukung pemerintahan Prabowo agar lebih baik,” tegas Botok saat memberikan keterangan.
Tepis Isu Tunggangan Politik
Botok juga secara tegas menepis anggapan bahwa aksi masyarakat dari daerah ini ditunggangi oleh kekuatan atau elite politik tertentu.
Ia memastikan gerakan yang mereka bawa murni berasal dari aspirasi masyarakat bawah.
“Kita tidak kenal ‘Geng Solo’, kita enggak kenal geng penguasa. Ini adalah murni gerakan rakyat, rakyat biasa yang berasal dari kampung,” lanjutnya.
Aksi yang berlangsung sejak pagi tersebut tetap mendapat pengawalan dari aparat keamanan sembari para pedagang terus memenuhi area luar gedung parlemen.(jpc)
“Tapi untuk logistik perlu kita cek dulu apakah betul itu logistik atau bukan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung di lokasi.
Massa aksi pun kembali ke depan gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Dua Tuntutan Utama AMPB di DPR
Aksi unjuk rasa yang diperkirakan dihadiri ribuan massa ini mengusung dua tuntutan utama, yakni pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.
Koordinator AMPB, Supriyono yang akrab disapa Botok, menegaskan bahwa aksi ini murni bentuk dukungan terhadap pemerintahan mendatang agar berjalan lebih bersih dan bebas dari korupsi.
“Kita fokus pada dua tuntutan itu. Tidak ada lengserkan Prabowo-Gibran, tidak ada. Kita mendukung pemerintahan Prabowo agar lebih baik,” tegas Botok saat memberikan keterangan.
Tepis Isu Tunggangan Politik
Botok juga secara tegas menepis anggapan bahwa aksi masyarakat dari daerah ini ditunggangi oleh kekuatan atau elite politik tertentu.
Ia memastikan gerakan yang mereka bawa murni berasal dari aspirasi masyarakat bawah.
“Kita tidak kenal ‘Geng Solo’, kita enggak kenal geng penguasa. Ini adalah murni gerakan rakyat, rakyat biasa yang berasal dari kampung,” lanjutnya.
Aksi yang berlangsung sejak pagi tersebut tetap mendapat pengawalan dari aparat keamanan sembari para pedagang terus memenuhi area luar gedung parlemen.(jpc)