Pemuda Pendamping Purna Paskibraka Lamandau Tenggelam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Seorang pemuda yang diketahui merupakan Pendamping Purna Paskibraka Kabupaten Lamandau, Ikhsan Reza Pahlevi (23), dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lamandau, tepatnya di bawah Jembatan Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Senin (31/8/2026) sore.

Hingga Selasa dini hari pukul 01.00 WIB, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lamandau bersama Basarnas dan masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Namun, upaya penyisiran tersebut belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat tiga orang pemuda berenang menyeberangi aliran Sungai Lamandau.

“Dari ketiga korban, dua di antaranya berhasil selamat saat ini sudah dibawa dan dirawat di RSUD Gusti Abdul Ghani, sementara satu korban bernama Ikhsan Reza Pahlevi (23) hingga kini masih belum ditemukan sampai pukul 00.00 malam ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Memudahkan Masyarakat, Buka Peluang Kerja dan Meningkatkan Perekonomian

Lanjut ia menjelaskan, tim penyelamat menghadapi kendala jarak pandang yang minim akibat pencarian yang berlangsung hingga tengah malam.

“Meski demikian, tim gabungan bersama Basarnas terus menyisir titik-titik potensial di sekitar jembatan Desa Kujan dengan peralatan lengkap dan berkoordinasi dengan warga setempat untuk titik awal korban tenggelam tersebu,” jelas Hendikel.

Electronic money exchangers listing

Pihak BPBD mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban di sepanjang aliran sungai. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Seorang pemuda yang diketahui merupakan Pendamping Purna Paskibraka Kabupaten Lamandau, Ikhsan Reza Pahlevi (23), dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lamandau, tepatnya di bawah Jembatan Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Senin (31/8/2026) sore.

Hingga Selasa dini hari pukul 01.00 WIB, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lamandau bersama Basarnas dan masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Namun, upaya penyisiran tersebut belum membuahkan hasil.

Electronic money exchangers listing

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat tiga orang pemuda berenang menyeberangi aliran Sungai Lamandau.

“Dari ketiga korban, dua di antaranya berhasil selamat saat ini sudah dibawa dan dirawat di RSUD Gusti Abdul Ghani, sementara satu korban bernama Ikhsan Reza Pahlevi (23) hingga kini masih belum ditemukan sampai pukul 00.00 malam ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Memudahkan Masyarakat, Buka Peluang Kerja dan Meningkatkan Perekonomian

Lanjut ia menjelaskan, tim penyelamat menghadapi kendala jarak pandang yang minim akibat pencarian yang berlangsung hingga tengah malam.

“Meski demikian, tim gabungan bersama Basarnas terus menyisir titik-titik potensial di sekitar jembatan Desa Kujan dengan peralatan lengkap dan berkoordinasi dengan warga setempat untuk titik awal korban tenggelam tersebu,” jelas Hendikel.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban di sepanjang aliran sungai. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru