Dorong Pekerja Migran High-Skill, Menteri Mukhtarudin Siapkan Lulusan ITL Trisakti ke Luar Negeri

Sementara, Rektor ITL Trisakti Dr. Yuliantini mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan KP2MI karena pengalaman mahasiswa yang bekerja di luar negeri menunjukkan bahwa kesempatan tersebut tidak hanya membuka akses karier, tetapi juga membentuk kemandirian dan pola pikir.

“Ini gayung bersambut karena memang mahasiswa kami yang pertama berangkat itu anak mama semua. Begitu mereka ke Jepang, orang tuanya sampai menangis karena anaknya berubah total, menjadi mandiri, attitude-nya berubah, pola pikirnya juga berubah,” kata Yuliantini.

Menurutnya, lingkungan kerja di luar negeri turut membentuk karakter mahasiswa. Pengalaman tersebut bahkan mendorong alumni yang telah kembali ke Indonesia untuk menjadi mentor bagi mahasiswa lain yang akan bekerja ke luar negeri.

“Ketika mereka melihat lingkungan di sana, mereka belajar. Jadi ketika pulang lagi ke sini, mereka menjadi mentor untuk anak-anak yang mau berangkat lagi,” beber Rektor.

Baca Juga :  Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Kejagung Ungkap Dugaan Modus TPPU

Yuliantini menegaskan bahwa pengalaman kerja di Jepang juga memberikan dampak lanjutan bagi karier alumni. Sejumlah lulusan diterima bekerja di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia setelah menyelesaikan pengalaman kerja mereka di luar negeri.

Di sisi lain, ITL Trisakti juga telah memperoleh job order di sektor logistik untuk sekitar 100 orang dari perusahaan. Menurut Yuliantini, proses tersebut dilakukan dengan mempertemukan langsung calon tenaga kerja dengan perusahaan sehingga kebutuhan dan kompetensi dapat disesuaikan sejak awal.

“Kami juga dapat job order untuk logistik ada 100 orang, langsung dari perusahaan. Yang kami senangi di sini, kami enggak beli kucing dalam karung,” kata Yuliantini.

Electronic money exchangers listing

Ia menjelaskan, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dapat datang dan berinteraksi langsung dengan calon pekerja, sehingga proses penempatan lebih terarah dan sesuai kebutuhan industri.

Perguruan tinggi, lanjut Rektor, memiliki peran penting dalam memastikan lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan praktis, sertifikasi, kemampuan bahasa, dan kesiapan untuk bekerja sesuai standar industri internasional.

Baca Juga :  Polri Gagalkan Penyelundupan 13.865 Ekstasi Jenis Baru dari Eropa

“Kami melihat kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan lulusan ITL Trisakti agar mampu menjawab kebutuhan industri, termasuk peluang kerja di tingkat internasional. Kami siap mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan penguatan jejaring dengan dunia kerja,” kata Yuliantini.

Ia berharap sinergi dengan KP2MI dapat membuka akses yang lebih luas bagi lulusan ITL Trisakti terhadap informasi dan peluang kerja di luar negeri, sekaligus memastikan proses migrasi dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

“Harapannya, lulusan kami memiliki pilihan karier yang semakin luas, termasuk kesempatan berkiprah di pasar kerja global dengan tetap mengedepankan kompetensi, profesionalisme, dan pelindungan sebagai pekerja migran Indonesia,” tandas Rektor ITL Trisakti Dr. Yuliantini.

Sementara, Rektor ITL Trisakti Dr. Yuliantini mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan KP2MI karena pengalaman mahasiswa yang bekerja di luar negeri menunjukkan bahwa kesempatan tersebut tidak hanya membuka akses karier, tetapi juga membentuk kemandirian dan pola pikir.

“Ini gayung bersambut karena memang mahasiswa kami yang pertama berangkat itu anak mama semua. Begitu mereka ke Jepang, orang tuanya sampai menangis karena anaknya berubah total, menjadi mandiri, attitude-nya berubah, pola pikirnya juga berubah,” kata Yuliantini.

Menurutnya, lingkungan kerja di luar negeri turut membentuk karakter mahasiswa. Pengalaman tersebut bahkan mendorong alumni yang telah kembali ke Indonesia untuk menjadi mentor bagi mahasiswa lain yang akan bekerja ke luar negeri.

Electronic money exchangers listing

“Ketika mereka melihat lingkungan di sana, mereka belajar. Jadi ketika pulang lagi ke sini, mereka menjadi mentor untuk anak-anak yang mau berangkat lagi,” beber Rektor.

Baca Juga :  Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Kejagung Ungkap Dugaan Modus TPPU

Yuliantini menegaskan bahwa pengalaman kerja di Jepang juga memberikan dampak lanjutan bagi karier alumni. Sejumlah lulusan diterima bekerja di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia setelah menyelesaikan pengalaman kerja mereka di luar negeri.

Di sisi lain, ITL Trisakti juga telah memperoleh job order di sektor logistik untuk sekitar 100 orang dari perusahaan. Menurut Yuliantini, proses tersebut dilakukan dengan mempertemukan langsung calon tenaga kerja dengan perusahaan sehingga kebutuhan dan kompetensi dapat disesuaikan sejak awal.

“Kami juga dapat job order untuk logistik ada 100 orang, langsung dari perusahaan. Yang kami senangi di sini, kami enggak beli kucing dalam karung,” kata Yuliantini.

Ia menjelaskan, perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dapat datang dan berinteraksi langsung dengan calon pekerja, sehingga proses penempatan lebih terarah dan sesuai kebutuhan industri.

Perguruan tinggi, lanjut Rektor, memiliki peran penting dalam memastikan lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan praktis, sertifikasi, kemampuan bahasa, dan kesiapan untuk bekerja sesuai standar industri internasional.

Baca Juga :  Polri Gagalkan Penyelundupan 13.865 Ekstasi Jenis Baru dari Eropa

“Kami melihat kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan lulusan ITL Trisakti agar mampu menjawab kebutuhan industri, termasuk peluang kerja di tingkat internasional. Kami siap mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan penguatan jejaring dengan dunia kerja,” kata Yuliantini.

Ia berharap sinergi dengan KP2MI dapat membuka akses yang lebih luas bagi lulusan ITL Trisakti terhadap informasi dan peluang kerja di luar negeri, sekaligus memastikan proses migrasi dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

“Harapannya, lulusan kami memiliki pilihan karier yang semakin luas, termasuk kesempatan berkiprah di pasar kerja global dengan tetap mengedepankan kompetensi, profesionalisme, dan pelindungan sebagai pekerja migran Indonesia,” tandas Rektor ITL Trisakti Dr. Yuliantini.

Terpopuler

Artikel Terbaru