Pimpin HUT ke-67 Barito Selatan, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Bersatu Hadapi Karhutla

BUNTOK, PROKALTENG.CO  – Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur, H Agustiar Sabran saat memimpin Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Barsel, Senin (21/9).

Dalam momentum hari jadi tersebut, pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kondisi karhutla.

Bantuan diberikan kepada warga yang dinilai benar-benar mengalami dampak dari situasi tersebut seperti penyerahan Bantuan program Huma Betang hingga sembako oleh Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran.

“ Dampaknya terhadap kesehatan tentu berimbas kepada ekonomi. Maka dari itu, kami membagikan bantuan baik hingga air bersih,” ujar H Agustiar Sabran.

Baca Juga :  Festival Budaya di Barsel Kembali Dijadwalkan

Agustiar menegaskan, bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang memang membutuhkan dan mengalami dampak secara langsung. Pemerintah, kata dia, berupaya memastikan bantuan tidak salah sasaran.

“ Orang-orang yang menerima bantuan ini adalah mereka yang benar-benar terdampak. Bukan mereka yang sudah memiliki dua atau tiga rumah, atau yang mempunyai rumah mewah dan sebagainya. Yang kami prioritaskan adalah masyarakat yang memang betul-betul terdampak,” tegas H Agustiar Sabran.

Electronic money exchangers listing

Menurut Gubernur Kalteng Ini saat ini kondisi masyarakat di lapangan menjadi salah satu pertimbangan dalam penyaluran bantuan.

Kehadiran warga yang menerima bantuan juga menjadi gambaran bahwa masyarakat yang terdampak memang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Dalam menghadapi karhutla, pemerintah daerah juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting. Tidak hanya pemerintah dan aparat, berbagai kelompok masyarakat turut mengambil peran dalam membantu penanganan kondisi darurat tersebut. Keterlibatan generasi muda mendapat perhatian khusus. Ribuan mahasiswa disebut turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan penanganan kondisi yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dikritik Mahasiswa soal Karhutla, Bupati Barsel: Vitamin bagi Kami

BUNTOK, PROKALTENG.CO  – Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur, H Agustiar Sabran saat memimpin Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Barsel, Senin (21/9).

Dalam momentum hari jadi tersebut, pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kondisi karhutla.

Electronic money exchangers listing

Bantuan diberikan kepada warga yang dinilai benar-benar mengalami dampak dari situasi tersebut seperti penyerahan Bantuan program Huma Betang hingga sembako oleh Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran.

“ Dampaknya terhadap kesehatan tentu berimbas kepada ekonomi. Maka dari itu, kami membagikan bantuan baik hingga air bersih,” ujar H Agustiar Sabran.

Baca Juga :  Festival Budaya di Barsel Kembali Dijadwalkan

Agustiar menegaskan, bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang memang membutuhkan dan mengalami dampak secara langsung. Pemerintah, kata dia, berupaya memastikan bantuan tidak salah sasaran.

“ Orang-orang yang menerima bantuan ini adalah mereka yang benar-benar terdampak. Bukan mereka yang sudah memiliki dua atau tiga rumah, atau yang mempunyai rumah mewah dan sebagainya. Yang kami prioritaskan adalah masyarakat yang memang betul-betul terdampak,” tegas H Agustiar Sabran.

Menurut Gubernur Kalteng Ini saat ini kondisi masyarakat di lapangan menjadi salah satu pertimbangan dalam penyaluran bantuan.

Kehadiran warga yang menerima bantuan juga menjadi gambaran bahwa masyarakat yang terdampak memang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Dalam menghadapi karhutla, pemerintah daerah juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting. Tidak hanya pemerintah dan aparat, berbagai kelompok masyarakat turut mengambil peran dalam membantu penanganan kondisi darurat tersebut. Keterlibatan generasi muda mendapat perhatian khusus. Ribuan mahasiswa disebut turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan penanganan kondisi yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dikritik Mahasiswa soal Karhutla, Bupati Barsel: Vitamin bagi Kami

Terpopuler

Artikel Terbaru