PROKALTENG.CO – Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri menyambut terbuka kritik mahasiswa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menyebut kritik tajam tersebut sebagai “vitamin” bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja.
Eddy Raya menyatakan rasa bangganya terhadap nalar kritis terhadap kepedulian mahasiswa.
Kritik tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kemajuan daerah dan membuktikan bahwa pemuda Barsel memiliki kepedulian yang tinggi terhadap tanah kelahirannya.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa. Kritikan tajam kalian adalah vitamin bagi kami di pemerintahan,”ujarnya, Sabtu (5/9).
Bupati Barsel dua periode secara terbuka mengakui bahwa penanganan karhutla selama ini masih menghadapi kendala, salah satunya akibat kurangnya perhatian dan respons yang optimal terhadap ancaman kebakaran lahan.
Namun segala catatan dan evaluasi dari mahasiswa dipastikan akan segera ditindaklanjuti untuk memperbaiki langkah-langkah mitigasi ke depan.
“Kritik dan masukan yang diberikan adik-adik mahasiswa ini adalah bentuk tanda sayang dan perhatian kepada saya pribadi serta pemerintah daerah. Ini menjadi pengingat yang baik agar kami bisa bekerja lebih sigap dan maksimal,” ujarnya.
Tak lupa ia juga menitipkan pesan khusus kepada para mahasiswa dan generasi muda di Barsel serta mengajak seluruh pemuda agar senantiasa menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, generasi muda memegang peranan krusial sebagai ujung tombak sekaligus agen perubahan dalam menjaga alam dan pembangunan daerah ke depan.
PROKALTENG.CO – Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri menyambut terbuka kritik mahasiswa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menyebut kritik tajam tersebut sebagai “vitamin” bagi pemerintah untuk memperbaiki kinerja.
Eddy Raya menyatakan rasa bangganya terhadap nalar kritis terhadap kepedulian mahasiswa.
Kritik tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kemajuan daerah dan membuktikan bahwa pemuda Barsel memiliki kepedulian yang tinggi terhadap tanah kelahirannya.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa. Kritikan tajam kalian adalah vitamin bagi kami di pemerintahan,”ujarnya, Sabtu (5/9).
Bupati Barsel dua periode secara terbuka mengakui bahwa penanganan karhutla selama ini masih menghadapi kendala, salah satunya akibat kurangnya perhatian dan respons yang optimal terhadap ancaman kebakaran lahan.
Namun segala catatan dan evaluasi dari mahasiswa dipastikan akan segera ditindaklanjuti untuk memperbaiki langkah-langkah mitigasi ke depan.
“Kritik dan masukan yang diberikan adik-adik mahasiswa ini adalah bentuk tanda sayang dan perhatian kepada saya pribadi serta pemerintah daerah. Ini menjadi pengingat yang baik agar kami bisa bekerja lebih sigap dan maksimal,” ujarnya.
Tak lupa ia juga menitipkan pesan khusus kepada para mahasiswa dan generasi muda di Barsel serta mengajak seluruh pemuda agar senantiasa menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, generasi muda memegang peranan krusial sebagai ujung tombak sekaligus agen perubahan dalam menjaga alam dan pembangunan daerah ke depan.