PROKALTENG.CO – Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mendorong Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk mengoptimalkan program SMK Go Global guna membekali generasi muda dengan kompetensi kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar global secara aman dan prosedural.
Itu disampaikan Wamen P2MI Christina Aryani saat menerima audiensi Bupati Padang Pariaman, Sumatra Barat, John Kenedy Azis, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja luar negeri bagi generasi muda sekaligus potensi Padang Pariaman dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia terampil.
Wamen Christina mengatakan, Pemerintah Padang Pariaman dapat memanfaatkan program SMK Go Global untuk meningkatkan kompetensi, upskilling, dan membuka akses penempatan ke luar negeri secara aman, prosedural, dan terlindungi.
“Kita tadi petakan apa yang menjadi minat masyarakat di sana, sehingga bisa lebih mengerucut dan sesuai antara minat dan demand,” katanya.
Menurutnya, link and match antara kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, minat masyarakat, dan ketersediaan lembaga vokasi menjadi kunci dari program itu.
“Harapan saya, lebih banyak masyarakat Padang Pariaman dapat mengikuti Batch 2 SMK Go Global yang kita mulai pada minggu ketiga September,” ungkap Wamen Christina.
Kementerian P2MI, tambah dia, terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan calon pekerja migran yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global.
“Yang kita bangun bukan sekadar keberangkatan ke luar negeri, tetapi bagaimana masyarakat memiliki kompetensi yang dibutuhkan, berangkat melalui prosedur yang benar, dan mendapatkan pelindungan sejak sebelum bekerja, selama bekerja, hingga kembali ke daerah asal,” tambah Christina Aryani.


