KP2MI akan membuka pendaftaran program SMK Go Global Batch 2 pada 28 September 2026 yang terbuka untuk umum hingga lulusan perguruan tinggi dengan target kuota 40.000 peserta.
Kementerian P2MI menggandeng Universitas Cenderawasih, Universitas Esa Unggul, MNC University, dan AIPNI untuk membangun ekosistem penyiapan pekerja migran berstandar global dari hulu ke hilir.
Menerima audiensi Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wamen P2MI Christina Aryani mengajak daerah tersebut untuk memanfaatkan program SMK Go Global.
Wamen P2MI Christina Aryani dan Menko PM Muhaimin Iskandar membahas akselerasi program SMK Go Global, penyaluran KUR penempatan, serta perluasan jaminan sosial untuk pelindungan optimal pekerja migran
Program SMK Go Global menargetkan 500.000 tenaga kerja Indonesia masuk pasar kerja internasional hingga 2029, termasuk 300.000 lulusan SMK dan 200.000 dari masyarakat umum.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan Program SMK Go Global menargetkan penyiapan 500.000 calon PMI terampil hingga 2029.
KP2MI mendorong kampus memperkuat Migrant Center untuk menyiapkan pekerja migran kompeten, tersertifikasi, dan siap memenuhi kebutuhan pasar kerja internasional.
Program SMK Go Global ditargetkan menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran terampil hingga 2029 melalui pelatihan berbasis kebutuhan pasar global.
P2MI dan KBRI Praha menjajaki peluang penempatan pekerja migran Indonesia ke Republik Ceko untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor prioritas.
Kementerian P2MI meluncurkan Asta Mandala SMK Go Global sebagai strategi mencetak pekerja migran berkompetensi tinggi sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.