KP2MI Buka Pendaftaran SMK Go Global Batch 2 Mulai 28 September 2026

JAKARTA,  PROKALTENG.CO – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bakal membuka pendaftaran Program SMK Go Global Batch 2 pada 28 September 2026 mendatang.

Program yang menyediakan pelatihan kompetensi dan bahasa gratis hingga pengawalan penempatan kerja ini terbuka tidak hanya bagi lulusan SMK, tetapi juga masyarakat umum hingga jenjang perguruan tinggi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KP2MI, Sukarman mengatakan, evaluasi terhadap pelaksanaan Batch 1 menunjukkan masih terdapat masyarakat yang mengira program tersebut hanya diperuntukkan bagi lulusan SMK.

“SMK Go Global bukan hanya untuk SMK, tapi bisa untuk umum. Bahkan kalau ada lulusan D3, S1, maupun S2 mau mendaftar, silakan mendaftar,” ujar Sukarman di Jakarta, Rabu (16/7).

Baca Juga :  Terjaring OTT KPK, Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer Capai Rp 17,6 Miliar

Pada pelaksanaan Batch 1, jumlah pendaftar mencapai sekitar 18.110 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.601 lebih peserta dinyatakan lolos mengikuti program.

Untuk Batch 2, KP2MI melakukan sejumlah persiapan dan evaluasi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik.

Pelatihan bahasa dan kompetensi

Electronic money exchangers listing

Program SMK Go Global menyediakan dua jenis pelatihan, yakni pelatihan bahasa dan pelatihan kompetensi sesuai sektor pekerjaan.

Pelatihan kompetensi mencakup sejumlah bidang, antara lain kesehatan, hospitality, pertanian, dan transportasi.

Selama mengikuti pelatihan, biaya akomodasi dan konsumsi peserta ditanggung pemerintah.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan diarahkan mengikuti proses penempatan sesuai dengan kebutuhan atau job order dari perusahaan pengguna.

JAKARTA,  PROKALTENG.CO – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bakal membuka pendaftaran Program SMK Go Global Batch 2 pada 28 September 2026 mendatang.

Program yang menyediakan pelatihan kompetensi dan bahasa gratis hingga pengawalan penempatan kerja ini terbuka tidak hanya bagi lulusan SMK, tetapi juga masyarakat umum hingga jenjang perguruan tinggi.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KP2MI, Sukarman mengatakan, evaluasi terhadap pelaksanaan Batch 1 menunjukkan masih terdapat masyarakat yang mengira program tersebut hanya diperuntukkan bagi lulusan SMK.

Electronic money exchangers listing

“SMK Go Global bukan hanya untuk SMK, tapi bisa untuk umum. Bahkan kalau ada lulusan D3, S1, maupun S2 mau mendaftar, silakan mendaftar,” ujar Sukarman di Jakarta, Rabu (16/7).

Baca Juga :  Terjaring OTT KPK, Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer Capai Rp 17,6 Miliar

Pada pelaksanaan Batch 1, jumlah pendaftar mencapai sekitar 18.110 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.601 lebih peserta dinyatakan lolos mengikuti program.

Untuk Batch 2, KP2MI melakukan sejumlah persiapan dan evaluasi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik.

Pelatihan bahasa dan kompetensi

Program SMK Go Global menyediakan dua jenis pelatihan, yakni pelatihan bahasa dan pelatihan kompetensi sesuai sektor pekerjaan.

Pelatihan kompetensi mencakup sejumlah bidang, antara lain kesehatan, hospitality, pertanian, dan transportasi.

Selama mengikuti pelatihan, biaya akomodasi dan konsumsi peserta ditanggung pemerintah.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan diarahkan mengikuti proses penempatan sesuai dengan kebutuhan atau job order dari perusahaan pengguna.

Terpopuler

Artikel Terbaru