PROKALTENG.CO – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kian mengkhawatirkan di sejumlah wilayah Kalimantan mendapat sorotan DPR RI.
Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto (SKY) meminta Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat perlindungan dan pemulihan ekosistem gambut sebagai langkah pencegahan kebakaran.
Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI SKY dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat dengan agenda Pengantar Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) TA 2027 di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Dalam rapat tersebut, SKY mengungkapkan kondisi karhutla di daerah pemilihannya di Kalimantan yang dinilai semakin mengkhawatirkan masyarakat.
“Ini berkaitan dengan yang baru saja dilanda bencana, khususnya di wilayah Kalimantan. Kami harapkan bagaimana Kementerian Lingkungan Hidup dan juga BPLH menentukan wilayah prioritas perlindungan dan pemulihan ekosistem gambut,” ujar SKY.
Tidak hanya itu saja, ia juga menyoroti alokasi pagu Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang tercatat sebesar Rp16,13 miliar dalam TA 2027.
Legislator fraksi PDI-P DPR RI meminta anggaran tersebut digunakan secara efektif untuk memperkuat program pencegahan kerusakan dan kebakaran lahan, terutama di kawasan gambut yang rawan terbakar.
“Apakah kawasan gambut yang khususnya di wilayah dapil kami ini jadi bagian dari prioritas program, terutama untuk pencegahan kerusakan dan kebakaran lahan. Lebih ditingkatkan Pak Menteri, karena kondisi sekarang ini di wilayah Kalimantan betul-betul kasihan pada saudara-saudara kami,” ungkap legislator Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulhas menyoroti persoalan karhutla dalam konteks yang lebih luas, yakni dampak perubahan iklim.
Menurutnya, perubahan iklim perlu menjadi perhatian bersama karena telah memicu berbagai persoalan lingkungan di sejumlah daerah.


