PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana terus dilakukan di Kota Palangka Raya.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi mitigasi bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya di SMP Negeri 17 Palangka Raya, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi. Ia menilai edukasi kebencanaan yang menyasar kalangan pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.
Menurut Hasan, pelajar merupakan kelompok yang penting untuk diberikan pemahaman terkait potensi bencana serta langkah-langkah penanganannya. Dengan bekal pengetahuan tersebut, mereka diharapkan mampu bersikap cepat dan tepat saat menghadapi situasi darurat.
“Edukasi seperti ini sangat penting, terutama bagi pelajar. Mereka harus memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, baik itu kebakaran hutan dan lahan, banjir, maupun angin kencang,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia juga menekankan. Bahwa keterlibatan sekolah dalam program mitigasi bencana perlu terus diperluas. Agar semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta keselamatan diri.
Hasan mengapresiasi langkah BPBD Kota Palangka Raya yang konsisten melaksanakan sosialisasi kebencanaan di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter pelajar yang tanggap terhadap risiko bencana.
“Harapannya, para pelajar ini bisa menjadi agen informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Sehingga upaya mitigasi bencana dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan materi mengenai jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, serta angin kencang. Mereka juga dibekali pemahaman terkait prosedur evakuasi dan langkah-langkah penyelamatan diri.
DPRD Kota Palangka Raya pun mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di daerah. (jef)


