Kabut Asap Selimuti Bandara Tjilik Riwut, Ruang Oksigen dan Masker Gratis Disiagakan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan Bandara Tjilik Riwut membuat fasilitas kesehatan di bandara meningkatkan kesiapsiagaan.

Ruang oksigen gratis hingga pembagian masker disiapkan untuk melindungi penumpang dan pekerja dari dampak buruk kualitas udara.

Langkah mitigasi tersebut difokuskan pada ketersediaan ruang oksigen darurat serta pembagian masker yang dapat diakses secara cuma-cuma oleh masyarakat maupun pekerja di lingkungan bandara.

Kepala Pos Kesehatan Bandara Tjilik Riwut, N. Febriyanti, menyatakan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan langkah kewaspadaan dini menyikapi kondisi udara yang memburuk.

“Sesuai dengan arahan Pak General Manager di AP Bandara Tjilik Riwut, kami menyediakan ruang oksigen secara gratis,” ujar Febriyanti dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga :  PTM Terbatas Masih Dalam Proses Pengajuan ke Wali Kota

Ia menjelaskan, kesiagaan fasilitas kesehatan tersebut secara resmi telah diinstruksikan oleh pimpinan mengingat operasional bandara saat ini berstatus dalam situasi khusus akibat paparan kabut asap.

Meski asap terlihat menyelimuti kawasan bandara, pihak posko mencatat belum ada penumpang maupun karyawan yang mengalami sesak napas akut.

Electronic money exchangers listing

“Kalau sejauh ini, pasien yang datang ke sini di ruang oksigen ini belum ada digunakan,” ungkapnya mengonfirmasi.

Sebagai langkah pencegahan yang lebih proaktif, petugas posko kesehatan tidak sekadar menunggu pasien datang ke fasilitas medis.

Febriyanti menyebutkan bahwa pihaknya melakukan aksi jemput bola dengan turun langsung menyebarkan masker gratis ke sejumlah titik kumpul penumpang.

“Kami membagikan masker ini secara gratis, kadang ke bagian keberangkatan ataupun kedatangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Status Karhutla Kalteng Diusulkan Naik Jadi Tanggap Darurat

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan Bandara Tjilik Riwut membuat fasilitas kesehatan di bandara meningkatkan kesiapsiagaan.

Ruang oksigen gratis hingga pembagian masker disiapkan untuk melindungi penumpang dan pekerja dari dampak buruk kualitas udara.

Langkah mitigasi tersebut difokuskan pada ketersediaan ruang oksigen darurat serta pembagian masker yang dapat diakses secara cuma-cuma oleh masyarakat maupun pekerja di lingkungan bandara.

Electronic money exchangers listing

Kepala Pos Kesehatan Bandara Tjilik Riwut, N. Febriyanti, menyatakan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan langkah kewaspadaan dini menyikapi kondisi udara yang memburuk.

“Sesuai dengan arahan Pak General Manager di AP Bandara Tjilik Riwut, kami menyediakan ruang oksigen secara gratis,” ujar Febriyanti dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga :  PTM Terbatas Masih Dalam Proses Pengajuan ke Wali Kota

Ia menjelaskan, kesiagaan fasilitas kesehatan tersebut secara resmi telah diinstruksikan oleh pimpinan mengingat operasional bandara saat ini berstatus dalam situasi khusus akibat paparan kabut asap.

Meski asap terlihat menyelimuti kawasan bandara, pihak posko mencatat belum ada penumpang maupun karyawan yang mengalami sesak napas akut.

“Kalau sejauh ini, pasien yang datang ke sini di ruang oksigen ini belum ada digunakan,” ungkapnya mengonfirmasi.

Sebagai langkah pencegahan yang lebih proaktif, petugas posko kesehatan tidak sekadar menunggu pasien datang ke fasilitas medis.

Febriyanti menyebutkan bahwa pihaknya melakukan aksi jemput bola dengan turun langsung menyebarkan masker gratis ke sejumlah titik kumpul penumpang.

“Kami membagikan masker ini secara gratis, kadang ke bagian keberangkatan ataupun kedatangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Status Karhutla Kalteng Diusulkan Naik Jadi Tanggap Darurat

Terpopuler

Artikel Terbaru