26.6 C
Jakarta
Thursday, April 25, 2024

PTM Terbatas Masih Dalam Proses Pengajuan ke Wali Kota

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah menyampaikan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sedang dalam proses pengajuan aturan tentang pembelajaran tatap muka secara terbataskepada Wali Kota Palangka Raya.

“Rancangan aturan tersebut masih dalam proses pengajuan ke Walikota Palangka Raya, yang mana apabila sudah disetujui, maka akan keluar Keputusan Walikota Palangka Raya “ ucap Akhmad Fauliansyah.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tengah fokus melakukan vaksinasi kepada pihak Guru dan Tenaga Pendidik yang belum melakukan vaksinasi. Hal tersebut dilakukan guna persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Proses Vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik masih terus dilakukan. Ada sekitar 2.300 an guru dan tenaga pendidik yang sudah menerima vaksinasi”ucap Akhmad Fauliansyah.

Baca Juga :  Soal Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Disdik Kalteng Bersikap Begini

Dijelaskan, apabila Pembelajaran Tatap Muka Terbatas diberlakukan, maka siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut akan dibatas jumlahnya, dari yang 30 orang  menjadi 15 orang per kelas.Selain itu , Orang tua siswa yang belum diberikan vaksinasi akan dilakukan pendataan oleh Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Hal ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah menyampaikan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sedang dalam proses pengajuan aturan tentang pembelajaran tatap muka secara terbataskepada Wali Kota Palangka Raya.

“Rancangan aturan tersebut masih dalam proses pengajuan ke Walikota Palangka Raya, yang mana apabila sudah disetujui, maka akan keluar Keputusan Walikota Palangka Raya “ ucap Akhmad Fauliansyah.

Saat ini, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya tengah fokus melakukan vaksinasi kepada pihak Guru dan Tenaga Pendidik yang belum melakukan vaksinasi. Hal tersebut dilakukan guna persiapan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Proses Vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik masih terus dilakukan. Ada sekitar 2.300 an guru dan tenaga pendidik yang sudah menerima vaksinasi”ucap Akhmad Fauliansyah.

Baca Juga :  Soal Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Disdik Kalteng Bersikap Begini

Dijelaskan, apabila Pembelajaran Tatap Muka Terbatas diberlakukan, maka siswa yang mengikuti pembelajaran tersebut akan dibatas jumlahnya, dari yang 30 orang  menjadi 15 orang per kelas.Selain itu , Orang tua siswa yang belum diberikan vaksinasi akan dilakukan pendataan oleh Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Hal ini dilakukan sebagai persiapan pembelajaran tatap muka terbatas.

Terpopuler

Artikel Terbaru