Malam Hiburan Tutup Puncak Perayaan Hari Jadi Ke-24 Murung Raya

PURUK CAHU, PROKALTENG.CO— Sabtu (1/8/2026) malam, Stadion Willy M. Yoseph berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Murung Raya berdesakan dengan sukacita. Mereka datang bukan sekadar untuk menonton pertunjukan, melainkan untuk merayakan bersama perjalanan 24 tahun tanah kelahiran tercinta.

Malam Hiburan Rakyat itu menjadi penutup sekaligus puncak dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya. Suasana begitu meriah. Cahaya lampu menerangi wajah-wajah yang tersenyum, musik bergema membelah malam, dan sorak-sorai warga seakan tak kunjung usai. Semua menyatu dalam satu rasa: syukur dan bangga.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus. Di hadapan ribuan mata yang menatapnya, ia menyampaikan pesan sederhana namun bermakna mendalam. Pesta malam ini bukan sekadar seremonial atau panggung hiburan semata. Ini adalah ungkapan hati pemerintah sebagai tanda terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah bahu-membahu membangun daerah ini.

“Ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggung kebersamaan, wadah pemersatu, serta ruang hiburan bagi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” ujar Bupati Heriyus disambut tepuk tangan yang membahana.

Baca Juga :  Ini Pesan Wabup Mura dalam Penutupan Porseni di MAN 1 Murung Raya

Pada usia yang ke-24 ini, Murung Raya mengusung tema: “Hebat Bersinergi Membangun Tana Malai Tolung Lingu, Menuju Murung Raya Maju, Mandiri dan Sejahtera.” Kalimat itu bukan sekadar hiasan tulisan di spanduk. Ia menjadi janji sekaligus pengingat. Bahwa kemajuan tak bisa diusahakan sendirian. Hanya dengan bergandengan tangan, pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, cita-cita itu dapat diwujudkan.

Bupati Heriyus pun menegaskan komitmennya ke depan. Pembangunan akan terus digenjot demi kesejahteraan rakyat. Infrastruktur akan diperluas hingga ke pelosok. Pendidikan dan kesehatan ditingkatkan agar setiap warga mendapat peluang yang layak. Sektor ekonomi rakyat pun diperkuat, agar kemakmuran benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Ia tampak yakin. Selama semangat kebersamaan tetap terjaga sebagai kekuatan utama, seberat apa pun tantangan yang datang, Murung Raya pasti mampu melaluinya bersama-sama.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  75 Pasutri di Mura Ikuti Sidang Keliling Itsbat Nikah

Kemeriahan malam itu semakin memuncak saat panggung dikuasai suara musik nasional yang sudah dikenal luas. Grup musik Ungu dan penyanyi Faris Adam tampil menghibur, menyanyikan lagu-lagu yang ikut dinyanyikan bersama oleh ribuan penonton.

Hati warga seakan terikat dalam satu irama yang sama. Namun yang tak kalah membanggakan, giliran putra-putri daerah tampil menghibur. Ling Ling Puput, Yanson, Jems Jiva, dan Band Ganfash membuktikan bahwa Murung Raya bukan hanya kaya hutan dan sungai. Tanah ini juga kaya seni, kaya bakat, dan kaya kreativitas anak-anak mudanya yang siap bersinar.

Malam itu berakhir dengan senyum dan harapan. Bagi warga yang hadir, perayaan Hari Jadi Ke-24 ini bukan sekadar mengenang masa lalu. Ini adalah awal dari langkah yang lebih mantap menuju Murung Raya yang makin maju, mandiri, dan sejahtera, dibangun atas dasar persaudaraan dan sinergi yang tulus dari hati. (*)

PURUK CAHU, PROKALTENG.CO— Sabtu (1/8/2026) malam, Stadion Willy M. Yoseph berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Murung Raya berdesakan dengan sukacita. Mereka datang bukan sekadar untuk menonton pertunjukan, melainkan untuk merayakan bersama perjalanan 24 tahun tanah kelahiran tercinta.

Malam Hiburan Rakyat itu menjadi penutup sekaligus puncak dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Murung Raya. Suasana begitu meriah. Cahaya lampu menerangi wajah-wajah yang tersenyum, musik bergema membelah malam, dan sorak-sorai warga seakan tak kunjung usai. Semua menyatu dalam satu rasa: syukur dan bangga.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus. Di hadapan ribuan mata yang menatapnya, ia menyampaikan pesan sederhana namun bermakna mendalam. Pesta malam ini bukan sekadar seremonial atau panggung hiburan semata. Ini adalah ungkapan hati pemerintah sebagai tanda terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah bahu-membahu membangun daerah ini.

Electronic money exchangers listing

“Ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggung kebersamaan, wadah pemersatu, serta ruang hiburan bagi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” ujar Bupati Heriyus disambut tepuk tangan yang membahana.

Baca Juga :  Ini Pesan Wabup Mura dalam Penutupan Porseni di MAN 1 Murung Raya

Pada usia yang ke-24 ini, Murung Raya mengusung tema: “Hebat Bersinergi Membangun Tana Malai Tolung Lingu, Menuju Murung Raya Maju, Mandiri dan Sejahtera.” Kalimat itu bukan sekadar hiasan tulisan di spanduk. Ia menjadi janji sekaligus pengingat. Bahwa kemajuan tak bisa diusahakan sendirian. Hanya dengan bergandengan tangan, pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, cita-cita itu dapat diwujudkan.

Bupati Heriyus pun menegaskan komitmennya ke depan. Pembangunan akan terus digenjot demi kesejahteraan rakyat. Infrastruktur akan diperluas hingga ke pelosok. Pendidikan dan kesehatan ditingkatkan agar setiap warga mendapat peluang yang layak. Sektor ekonomi rakyat pun diperkuat, agar kemakmuran benar-benar dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Ia tampak yakin. Selama semangat kebersamaan tetap terjaga sebagai kekuatan utama, seberat apa pun tantangan yang datang, Murung Raya pasti mampu melaluinya bersama-sama.

Baca Juga :  75 Pasutri di Mura Ikuti Sidang Keliling Itsbat Nikah

Kemeriahan malam itu semakin memuncak saat panggung dikuasai suara musik nasional yang sudah dikenal luas. Grup musik Ungu dan penyanyi Faris Adam tampil menghibur, menyanyikan lagu-lagu yang ikut dinyanyikan bersama oleh ribuan penonton.

Hati warga seakan terikat dalam satu irama yang sama. Namun yang tak kalah membanggakan, giliran putra-putri daerah tampil menghibur. Ling Ling Puput, Yanson, Jems Jiva, dan Band Ganfash membuktikan bahwa Murung Raya bukan hanya kaya hutan dan sungai. Tanah ini juga kaya seni, kaya bakat, dan kaya kreativitas anak-anak mudanya yang siap bersinar.

Malam itu berakhir dengan senyum dan harapan. Bagi warga yang hadir, perayaan Hari Jadi Ke-24 ini bukan sekadar mengenang masa lalu. Ini adalah awal dari langkah yang lebih mantap menuju Murung Raya yang makin maju, mandiri, dan sejahtera, dibangun atas dasar persaudaraan dan sinergi yang tulus dari hati. (*)

Terpopuler

Artikel Terbaru