PROKALTENG.CO-Riuh rendah suara mesin motor yang menderu di dalam silinder kayu raksasa bukan lagi hal asing bagi Karmila Purba.
Perempuan tangguh kelahiran Simalungun, Sumatra Utara ini, sukses menghentak dunia internasional melalui profesinya yang tidak biasa.
Karmila, yang mengawali kariernya sebagai joki “Tong Setan” di pasar malam lokal, kini berhasil mengharumkan nama Indonesia hingga ke benua Eropa.
Di panggung internasional, atraksi ekstrem ini dikenal dengan sebutan Wall of Death (Dinding Maut).
Sebuah pertunjukan yang menuntut keberanian mutlak, di mana seorang pengendara motor harus memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi mengitari dinding silinder vertikal sejajar dengan tanah, mengandalkan gaya sentrifugal agar tidak jatuh terhempas.
Di balik kemudi itu, Karmila membuktikan bahwa gender bukanlah batasan untuk menguasai hobi dan profesi yang memacu adrenalin ini.
PROKALTENG.CO-Riuh rendah suara mesin motor yang menderu di dalam silinder kayu raksasa bukan lagi hal asing bagi Karmila Purba.
Perempuan tangguh kelahiran Simalungun, Sumatra Utara ini, sukses menghentak dunia internasional melalui profesinya yang tidak biasa.
Karmila, yang mengawali kariernya sebagai joki “Tong Setan” di pasar malam lokal, kini berhasil mengharumkan nama Indonesia hingga ke benua Eropa.
Di panggung internasional, atraksi ekstrem ini dikenal dengan sebutan Wall of Death (Dinding Maut).
Sebuah pertunjukan yang menuntut keberanian mutlak, di mana seorang pengendara motor harus memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi mengitari dinding silinder vertikal sejajar dengan tanah, mengandalkan gaya sentrifugal agar tidak jatuh terhempas.
Di balik kemudi itu, Karmila membuktikan bahwa gender bukanlah batasan untuk menguasai hobi dan profesi yang memacu adrenalin ini.