Dari Piala AFF U-17 2026: Pedagang Jersey Timnas di Stadion Gejos Gresik Keluhkan Sepinya Peminat

PROKALTENG.CO-Gelaran Piala AFF U-17 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Kabupaten Gresik, ternyata belum memberikan angin segar bagi para pedagang atribut sepak bola.

Meski stadion kebanggaan warga Gresik ini menjadi panggung laga Tim Nasional (Timnas) Indonesia, para penjual jersey mengeluhkan sepinya pembeli yang datang ke lapak mereka.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan ekspektasi para pedagang yang biasanya mendulang untung besar setiap kali skuat Garuda berlaga.

Minimnya antusiasme penonton yang hadir langsung ke stadion disinyalir menjadi penyebab utama lesunya penjualan.

Salah satu pedagang, Andre Gunawan, mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Pasuruan sejak pagi hari dengan membawa ratusan stok jersey.

Baca Juga :  Listrik Tak Sekadar Menyala, Ada Keringat dan Nyali Petugas PLN di Baliknya

Pria yang sudah 15 tahun malang melintang berjualan atribut Timnas ini rutin berpindah kota mengikuti lokasi pertandingan Timnas Indonesia. Namun, pengalaman berjualan di Gejos kali ini terasa berbeda baginya.

“Setiap gelaran Timnas bermain pasti saya jual jersey di tempat berlaga Timnas. Ini kebetulan lawan Timor Leste,” kata Andre saat ditemui di sekitar lokasi stadion.

Electronic money exchangers listing

Hingga menjelang malam, Andre mengaku hasil penjualannya sangat jauh dari harapan. Ia membandingkan antusiasme warga Gresik dengan wilayah lain yang pernah ia datangi.

“Di Gresik ini, saya melihat masyarakat kurang antusias, lahan juga sempit buat jualan. Lebih enak jualan di Sidoarjo atau Surabaya. Mulai pagi sampai malam ini, baru laku satu saja,” keluhnya.

Baca Juga :  Hari Pertama, Pasar Ramadan Banjarbaru Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Lesunya penjualan pada laga awal menjadi catatan pahit bagi para pedagang kecil di sekitar Gejos. Mereka berharap atmosfer stadion akan lebih hidup pada pertandingan berikutnya.

Rencananya, Timnas Indonesia akan menghadapi sang rival abadi, Malaysia, pada Kamis (16/4/2026). Andre dan rekan-rekan pedagang lainnya menaruh harapan besar pada laga bertajuk Derby Nusantara tersebut untuk meningkatkan volume penonton.

“Kami berharap jumlah penonton bisa meningkat yang hadir di stadion sehingga bisa berdampak positif bagi para pedagang jersey Timnas,” pungkasnya. (jar/han/jpg) 

PROKALTENG.CO-Gelaran Piala AFF U-17 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Kabupaten Gresik, ternyata belum memberikan angin segar bagi para pedagang atribut sepak bola.

Meski stadion kebanggaan warga Gresik ini menjadi panggung laga Tim Nasional (Timnas) Indonesia, para penjual jersey mengeluhkan sepinya pembeli yang datang ke lapak mereka.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan ekspektasi para pedagang yang biasanya mendulang untung besar setiap kali skuat Garuda berlaga.

Electronic money exchangers listing

Minimnya antusiasme penonton yang hadir langsung ke stadion disinyalir menjadi penyebab utama lesunya penjualan.

Salah satu pedagang, Andre Gunawan, mengaku sengaja datang jauh-jauh dari Pasuruan sejak pagi hari dengan membawa ratusan stok jersey.

Baca Juga :  Listrik Tak Sekadar Menyala, Ada Keringat dan Nyali Petugas PLN di Baliknya

Pria yang sudah 15 tahun malang melintang berjualan atribut Timnas ini rutin berpindah kota mengikuti lokasi pertandingan Timnas Indonesia. Namun, pengalaman berjualan di Gejos kali ini terasa berbeda baginya.

“Setiap gelaran Timnas bermain pasti saya jual jersey di tempat berlaga Timnas. Ini kebetulan lawan Timor Leste,” kata Andre saat ditemui di sekitar lokasi stadion.

Hingga menjelang malam, Andre mengaku hasil penjualannya sangat jauh dari harapan. Ia membandingkan antusiasme warga Gresik dengan wilayah lain yang pernah ia datangi.

“Di Gresik ini, saya melihat masyarakat kurang antusias, lahan juga sempit buat jualan. Lebih enak jualan di Sidoarjo atau Surabaya. Mulai pagi sampai malam ini, baru laku satu saja,” keluhnya.

Baca Juga :  Hari Pertama, Pasar Ramadan Banjarbaru Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

Lesunya penjualan pada laga awal menjadi catatan pahit bagi para pedagang kecil di sekitar Gejos. Mereka berharap atmosfer stadion akan lebih hidup pada pertandingan berikutnya.

Rencananya, Timnas Indonesia akan menghadapi sang rival abadi, Malaysia, pada Kamis (16/4/2026). Andre dan rekan-rekan pedagang lainnya menaruh harapan besar pada laga bertajuk Derby Nusantara tersebut untuk meningkatkan volume penonton.

“Kami berharap jumlah penonton bisa meningkat yang hadir di stadion sehingga bisa berdampak positif bagi para pedagang jersey Timnas,” pungkasnya. (jar/han/jpg) 

Terpopuler

Artikel Terbaru