PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya memperpanjang jam operasional selama masa pemadaman listrik bergilir.
SPBU di Jalan Soekarno Palangka Raya memberikan toleransi pembelian Pertamax menggunakan jerigen maksimal 5 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengoperasikan genset akibat seringnya pemada
Kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya mulai berangsur normal setelah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU.
Antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya dan beberapa wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai berangsur normal setelah Pertamina menambah kuota pasokan bahan bakar minyak.
DPRD Kota Palangka Raya mendesak Pertamina segera memberikan klarifikasi terkait kondisi distribusi dan ketersediaan BBM menyusul antrean panjang di sejumlah SPBU agar masyarakat tidak panik.
Antrean panjang di sejumlah SPBU Palangka Raya membuat pasokan BBM sulit didapat. Kondisi ini memaksa para pengecer menaikkan harga jual untuk menutup biaya operasional.
PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Memastikan proses penanganan antrean Pertamax di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya telah dilakukan secara cepat agar pasokan kembali stabil.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memantau langsung sejumlah SPBU di Palangka Raya, Jumat (17/10), untuk memastikan layanan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga.